PALEMBANG –
**Borneonews - Muara Enim**, Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang terletak di Sumatera Selatan memiliki rencana ambisius untuk memasang 5.000 sambungan jaringan gas bumi ke rumah-rumah warga pada tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Hermin Eko Purwanto, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Muara Enim pada hari Jumat. Target tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Muara Enim dalam meningkatkan aksesibilitas sumber energi bagi masyarakat. Untuk mencapai sasaran ini, pemerintah daerah saat ini sedang mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan survei untuk menggali minat serta kelayakan pembangunan jaringan gas rumah tangga di wilayah tersebut. Hermin menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari survei yang dilakukan adalah untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai manfaat penggunaan gas bumi. Fokus utama dari program ini adalah bagi penduduk yang tinggal di Desa Ujan Mas Lama, Ujan Mas Ulu, Kelurahan Pasar I, serta Air Lintang yang ada di Muara Enim. Dari data yang tersedia, capaian pembangunan jaringan gas pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari tahun 2009 hingga 2022 mencatat sebanyak 15.453 sambungan untuk rumah tangga di Kabupaten Muara Enim. Hal ini menunjukkan progres yang signifikan dalam pengembangan infrastruktur energi dalam beberapa tahun terakhir. "Diharapkan, pada tahun 2024, jika seluruh tahapan seperti survei topografi, minat masyarakat, serta klarifikasi informasi dari rumah ke rumah berjalan lancar, kita bisa merealisasikan pembangunan sebanyak 5.000 sambungan," ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk mendukung semua upaya yang diperlukan agar pembangunan jaringan gas rumah tangga dapat berjalan tanpa hambatan. Dengan adanya jaringan gas bumi ini, diharapkan masyarakat yang selama ini bergantung pada *Elpiji* tiga kilogram bisa beralih ke pemanfaatan gas bumi untuk keperluan sehari-hari. Inisiatif ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Muara Enim. ANTARA