BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, mengingatkan masyarakat akan dampak serius dari penggunaan merkuri terhadap ekosistem perairan.
Ia menekankan merkuri dapat merusak ekosistem perairan dan berdampak negatif pada kehidupan ikan serta sumber daya perikanan lainnya.
"Merkuri yang dibuang ke lingkungan, terutama ke dalam air, akan mencemari ekosistem perairan," katanya, Jumat, 13 September 2024.
Menurutnya pencemaran ini tidak hanya membahayakan ikan dan biota perairan lainnya tetapi juga berdampak pada kesehatan manusia.
Indriarti menjelaskan bahwa merkuri dapat terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota laut lainnya, sehingga dapat terkonsumsi oleh manusia.
Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan saraf, kerusakan ginjal dan bahkan kanker.
"Penggunaan merkuri dalam penambangan emas, misalnya, dapat mencemari sungai dan danau di sekitarnya," ungkap Indriarti.
Hal ini tidak hanya mengancam kelestarian sumber daya perikanan tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat yang mengonsumsi ikan dari perairan tercemar.
Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem perairan dan menghindari penggunaan merkuri.
"Kita harus sadar bahwa merkuri merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan kita," tegasnya. (HENDRI/R)
Kepala Diskan Palangka Raya Ingatkan Dampak Merkuri pada Ekosistem Perairan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
BKPSDM Palangka Raya Luncurkan BEBAS dan Ruang MATA, Dorong Ekosistem Pembelajaran ASN yang Terbuka
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Wali Kota Palangka Raya Ajak Warga Manfaatkan Mobil Oksigen Keliling
BPBD Palangka Raya Kerahkan Alat Berat Percepat Pemadaman Karhutla
Dukcapil Palangka Raya Jalin Kerja Sama dengan IBI Berikan Layanan 3 In 1
Komentar (0)
Memuat komentar…







