MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para petani tembakau di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan diseminasi kemitraan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi sektor pertanian, khususnya bagi petani tembakau setempat. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, M. Kamrin, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kalangan petani tembakau. Ia menegaskan bahwa kemitraan yang ada saat ini antara petani dan perusahaan masih dalam skala yang terbatas, sehingga perluasan jaringan kemitraan sangat diperlukan guna meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian para petani. Menurut Kamrin, penting untuk memperluas mitra petani tembakau di Lombok Tengah, agar hasil panen tembakau dapat dijual dengan lebih luas. Pada saat ini, luas lahan yang ditanami tembakau di daerah tersebut meningkat menjadi 14 ribu hektar, dibandingkan dengan 9 ribu hektar pada tahun lalu. Peningkatan ini menjadi landasan bagi pemerintah untuk memperkuat kemitraan, sehingga pemasaran tembakau dapat dilakukan secara maksimal dan tidak ada yang terbuang. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penjualan hasil panen tembakau tidak hanya dilakukan melalui mekanisme *open* tembakau, tetapi juga melalui metode tembakau rajang. Meskipun ada banyak pengusaha tembakau yang berasal dari luar daerah, pemerintah berharap bahwa kemitraan ini dapat memberikan kepastian pasar bagi para petani lokal di Lombok Tengah. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi perekonomian petani dan meningkatkan hasil pertanian di masa mendatang. ANTARA