JAKARTA –
**Borneonews - Nusantara**, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para menterinya untuk mengungkapkan pencapaian yang telah diraih selama dekade kepemimpinannya menjelang transisi pemerintahan pada tanggal 20 Oktober mendatang. Dalam pernyataan setelah rapat plenary terakhir kabinet yang berlangsung di Istana Garuda, Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan bahwa presiden meminta para pembantunya untuk menyiapkan poin-poin penting yang akan disampaikan kepada publik. Jokowi menekankan perlunya menyoroti semua kisah sukses yang telah dicapai pemerintah, baik dalam era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla maupun Jokowi-Ma'ruf Amin. Tujuan dari instruksi ini adalah agar masyarakat dapat memahami kemajuan yang telah dibuat selama periode kepemimpinan beliau. Pramono Anung menambahkan bahwa presiden juga telah meminta agar disusun rencana transisi kekuasaan dari pemerintahan saat ini kepada pemerintah baru yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto. Sekretaris Kabinet menyebutkan bahwa, secara prinsip, pemerintah telah mempersiapkan dan menyetujui hal-hal penting yang akan disampaikan kepada seluruh rakyat. "Dari sini, kami mengharapkan agar semua pencapaian pemerintah dapat disosialisasikan kepada masyarakat yang lebih luas dalam waktu sebulan ke depan," ujarnya. Anung menyatakan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi akan bekerja sama untuk menindaklanjuti keputusan yang diambil dalam rapat plenary tersebut. Di samping itu, rapat tersebut juga menyoroti beberapa isu prioritas yang wajib dikejar, salah satunya adalah pembangunan proyek strategis nasional dan upaya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di atas lima persen tetap terjaga usai transisi kekuasaan. Lebih lanjut, Pramono Anung mengungkapkan bahwa presiden terpilih serta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memanfaatkan pertemuan terakhir ini untuk membahas berbagai isu strategis terkini yang menjadi perhatian. ANTARA