PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan industri furnitur di daerah dengan mengirimkan 25 mahasiswa terpilih untuk menempuh pendidikan di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan mengolah kekayaan alam daerah menjadi produk furnitur berkualitas tinggi.

Plt Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menjelaskan bahwa para mahasiswa tersebut akan mengikuti program Diploma 3 (D3) yang mencakup berbagai aspek industri furnitur dan pengolahan kayu.

"Langkah ini untuk mempersiapkan generasi muda Palangka Raya agar siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di sektor furnitur," katanya, Jumat, 13 September 2024.

Ia berharap ke depannya para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan industri furnitur di kota ini.

Ia menambahkan bahwa selama masa pendidikan, seluruh biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

"Dengan dukungan penuh ini, kami ingin memastikan bahwa para peserta fokus pada studi mereka dan memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk berkontribusi secara maksimal pada industri furnitur di Palangka Raya," tuturnya.

Langkah Pemko Palangka Raya ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang terampil dan siap memajukan industri furnitur di daerah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. (HENDRI/R)