**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Kontingen wushu dari Jawa Timur berhasil meraih medali emas pada nomor taolu *wing chun* untuk kategori putra dan putri. Keberhasilan ini diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara.
Pertandingan diadakan di GOR Disporasu, Deli Serdang, pada hari Jumat. Atlet muda dari Jawa Timur, Michael Arroll Nestor Jennings dan Jessie Djalimin, menunjukkan performa yang sangat mengesankan dan berhasil mendapatkan nilai tertinggi dalam disiplin olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan dalam ajang PON.
Arroll mencatatkan nilai 9.280 untuk nomor *wing chun wooden dummy* dan 9.230 untuk *wing chun butterfly sword*, sehingga total nilai akhir yang diraihnya mencapai 18.510. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara para atlet yang ikut berkompetisi.
Dalam nomor *wooden dummy*, Arroll menunjukkan kecepatan dan kekuatan dalam gerakan-gerakannya saat "melawan" boneka kayu. Sementara itu, saat bertanding di nomor *butterfly sword*, atlet berusia 19 tahun ini tampil memukau dengan gerakan jurus-jurus putaran golok yang penuh percaya diri.
Medali perak pada kategori putra diperoleh oleh Rio Noviansyach Sutomo yang mewakili Jawa Tengah dengan total nilai 18.416, menampilkan nilai 9.210 untuk *wooden dummy* dan 9.206 untuk *butterfly sword*. Sedangkan medali perunggu jatuh kepada atlet dari DKI Jakarta, Carlson Sasmita, yang mencetak total nilai 18.396 dengan rincian 9.216 untuk *wooden dummy* dan 9.183 untuk *butterfly sword*.
Di kategori putri, Jessie Djalimin mengunci medali emas dengan total nilai 18.469, setelah mencatat nilai 9.246 untuk *wooden dummy* dan 9.223 untuk *butterfly sword*. Atlet berusia 17 tahun ini menunjukkan penampilan yang meyakinkan saat "menaklukkan" boneka kayu, dengan kelincahan yang luar biasa saat menghantam target.
Saat bertanding di nomor *butterfly sword*, Jessi juga memberikan penampilan yang memukau dan berhasil membuat juri serta penonton terkesan dengan jurus-jurus yang ditampilkannya.
Medali perak juga diraih oleh teman satu timnya, Shakira Marini Putri, dengan total nilai 18.440, terdiri dari 9.230 untuk *wooden dummy* dan 9.210 untuk *butterfly sword*. Medali perunggu pada kategori ini diperoleh oleh Sukma Tri Nur Azizah dari Jambi yang mendapatkan nilai 9.216 untuk *wooden dummy* dan 9.206 untuk *butterfly sword*, dengan total nilai 18.422.
Cabang olahraga wushu di PON XXI Aceh-Sumut ini berlangsung dari tanggal 12 hingga 15 September. Dalam ajang ini, atlet-atlet akan bersaing untuk memperebutkan 29 medali emas, 29 medali perak, dan 40 medali perunggu dari total 29 nomor yang dipertandingkan.
ANTARA
Jawa Timur Raih Dua Emas Wushu di PON XXI Aceh-Sumut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







