MATARAM –
**Borneonews - Lombok Timur**, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) mengumumkan pembangunan Sekolah Alam Terara yang berlokasi di Kabupaten Lombok Timur. Inisiatif ini dilakukan melalui PT PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB dan merupakan hasil kolaborasi dengan Lombok Eco International Connection (LEIC) dalam rangka program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (*TJSL*). Manager PT PLN UP2D NTB, Agus Riyadi, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa pembangunan sekolah ini adalah bagian dari upaya PLN untuk melaksanakan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (*SDGs*), khususnya yang berkaitan dengan pendidikan berkualitas. Sekolah Alam Terara ini menjadi sekolah alam ketiga yang didirikan oleh PLN, mengikuti pendirian Eco School Nusantara di Lombok Tengah dan Amani Eco School di Lombok Barat. Agus menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata. Hal ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat, di mana sekolah alam ini akan berfokus pada akses pendidikan yang lebih baik. Dari identifikasi masalah yang dilakukan terkait rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) di Kabupaten Lombok Timur, terungkap bahwa ada sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk minimnya fasilitas pendidikan yang memadai dan masih tingginya angka buta huruf di kalangan penduduk berusia di atas 15 tahun. Ia menambahkan bahwa semangat PLN dalam membangun Sekolah Alam Terara sangat kuat. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi lansia di Dusun Samang. Pimpinan LEIC, Siti Aisyah, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin. Diperkirakan, pembangunan Sekolah Alam Terara ini akan rampung pada bulan November 2024. Siti berharap bahwa Sekolah Alam Terara dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan bagi warga lanjut usia, memberi mereka kesempatan untuk belajar dan berkreasi di komunitas. General Manager PT PLN (Persero) UIW NTB, Sudjarwo, menegaskan bahwa tanggung jawab PLN tidak hanya terbatas pada sektor kelistrikan, tetapi juga melibatkan pembangunan masyarakat dan perekonomian. Sudjarwo menekankan bahwa dasar dari semua kegiatan PLN adalah niat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar. Melalui peran pemberdayaan ini, PLN optimis bahwa kedepannya, inisiatif seperti pembangunan sekolah alam dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, terutama bagi masyarakat setempat. Ia berharap program *TJSL* yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. ANTARA