JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura di wilayah Papua baru-baru ini telah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) tahun 2024 kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah tersebut, dengan nilai total mencapai Rp1,7 triliun. Penyerahan tersebut dilakukan pada hari Jumat. Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, mengungkapkan bahwa setelah penyerahan DPPA, setiap OPD diharapkan dapat segera memastikan bahwa seluruh program yang berhubungan dengan pelayanan dasar dapat diselesaikan tepat waktu. Ia menekankan pentingnya untuk menjalankan segala kegiatan di tahun 2024 yang telah mengalami perubahan, terutama yang berkaitan dengan urusan administratif. Sohilait juga menjelaskan bahwa Pemkot Jayapura menyerahkan DPPA 2024 lebih awal dibandingkan dengan kabupaten lain di Papua. Harapannya, langkah ini memungkinkan semua proses pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana dengan baik hingga akhir tahun berjalan. Dengan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan yang ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun untuk tahun ini, Pemkot berharap bahwa pada tahun 2025, APBD dapat meningkat hingga mencapai Rp2 triliun. Sohilait menekankan bahwa angka tersebut akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam penyusunan APBD di tahun mendatang. Sementara itu, Desi Wanggai, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, mencatat bahwa APBD Perubahan 2024 mengalami kenaikan signifikan. Anggaran ini meningkat sebesar Rp105 miliar dibandingkan dengan APBD induk sebelumnya. Wanggai berharap agar setelah penyerahan DPPA, semua OPD dapat mempersiapkan administrasi perubahan dalam waktu dekat. Dengan begitu, pelaksanaan program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar hingga akhir tahun. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi yang lebih aktif antara semua OPD untuk mencari sumber pendapatan, demi mencapai target APBD 2025 yang diharapkan dapat mencapai Rp2 triliun seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait. ANTARA