**Borneonews - Sigi, Sulawesi Tengah**, Pemerintah Kabupaten Sigi, yang terletak di Sulawesi Tengah, berkomitmen untuk memastikan seluruh petani di wilayahnya terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ini bertujuan agar mereka dapat menerima berbagai bantuan dari pemerintah daerah, termasuk penyediaan bibit, pupuk bersubsidi, dan asuransi untuk usaha tanaman pangan.
Sosialisasi mengenai hal ini dilaksanakan dalam kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) mengenai Perlindungan Petani di Kecamatan Sigi Biromaru. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta, menyatakan bahwa salah satu langkah yang diambil pemerintah daerah adalah melalui regulasi yang melindungi petani. Hal ini diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan dengan optimalisasi pemanfaatan lahan kering.
"Sosialisasi Perda Perlindungan Petani bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada petani mengenai hak-hak mereka. Selain itu, ini juga memperkuat peran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hukum serta kesejahteraan bagi sektor pertanian di daerah kita," ungkap Irwan Lapatta.
Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa dukungan tersebut diberikan karena para petani merupakan tulang punggung ketahanan pangan di Sigi. "Dengan adanya Perda tersebut, kami berkomitmen untuk melindungi hak-hak para petani dan memberikan kepastian untuk meningkatkan produktivitas pertanian," imbuhnya.
Pemerintah daerah, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, berupaya memberikan pendampingan serta dukungan yang diperlukan petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, khususnya di Kabupaten Sigi. Ia juga mengajak masyarakat, terutama para petani, untuk memanfaatkan lahan kering secara maksimal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di daerah.
"Inisiatif ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan lokal, sejalan dengan program nasional yang mendukung swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan kering yang lebih efisien," jelasnya.
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menambahkan bahwa salah satu program yang akan dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian dan pariwisata adalah Program Masagena Plus. "Kami akan melanjutkan Program Masagena Plus untuk petani, yang akan memastikan mereka yang terdaftar dalam DTKS mendapatkan bibit gratis," tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa petani yang terdaftar dalam DTKS akan lebih mudah mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang ada. "Terdapat ketentuan bahwa petani dalam DTKS yang memiliki lahan maksimal dua hektare akan mendapatkan pupuk bersubsidi, dan juga semua petani yang terdaftar di DTKS akan dijamin dalam asuransi usaha tanaman pangan khusus untuk sawah," pungkasnya.
ANTARA
Pemerintah Sigi Pastikan Petani Terdaftar di DTKS untuk Bantuan
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Komentar (0)
Memuat komentar…







