JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Pebiliar asal Kalimantan Selatan, Noor Hidayattullah, menyatakan rasa puas yang mendalam setelah berhasil meraih gelar juara pada dua nomor cabang biliar dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Ia merasa pencapaiannya di event ini sangat berarti, terutama setelah mengalami kegagalan di dua final PON sebelumnya. Noor mengungkapkan, “Pencapaian di PON Aceh-Sumut ini tentu sangat memuaskan setelah dua kali saya gagal di final pada dua kali PON.” Ia berbicara langsung kepada media di Pardede Hall, Medan, pada hari Jumat. Bersama dengan rekannya, Jendy Apriadana, Noor berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk provinsi Kalimantan Selatan dari cabang biliar pada PON Aceh-Sumut 2024. Medali emas pertama diraih oleh mereka dalam nomor *8 ball double* putra setelah sukses mengalahkan pasangan wakil dari Jawa Barat, Fahmi dan Deni, dalam laga final yang menegangkan. Kemudian, Noor dan Jendy melanjutkan dominasi mereka dengan meraih medali emas kedua setelah menundukkan tim dari Kepulauan Riau yang diperkuat oleh Adri dan Albert di partai penentuan nomor *9 nine ball* putra. Kemenangan ini, menurut Noor, merupakan hasil yang sangat berharga karena pada dua edisi PON sebelumnya, ia tidak berhasil meraih juara di kedua nomor tersebut. Noor mengenang pengalaman pahit di masa lalu, “Saya final kalah dengan Jawa Barat di PON 2008 dan pada final di PON 2020 kalah dari Jambi.” Menurutnya, kekalahan yang ia alami sebelumnya telah terbayar lunas dengan kemenangan kali ini di ajang yang sama. Ia pun mendedikasikan medali emas yang diraihnya untuk orang tuanya, anak, dan istri tercinta yang telah memberikan dukungan langsung di arena pertandingan. Ia juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dan kerabat di Kalimantan Selatan yang selalu mendoakan serta memberikan dukungan bagi timnya. Pertandingan cabang biliar dalam PON Aceh-Sumut 2024 diselenggarakan antara tanggal 9 hingga 19 September. Event ini menampilkan lima kelas yang berbeda, yaitu *pool* putra, *pool* putri, *carom*, *english billiard*, dan *snooker*, diikuti oleh 127 atlet putra dan 14 atlet putri yang berasal dari 32 provinsi di seluruh Indonesia. ANTARA