**Borneonews - Kotawaringin Barat**, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Barat yang terletak di Kalimantan Tengah, bersinergi dengan Bulog Cabang Pangkalan Bun, telah meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menjaga daya beli di tengah berbagai kesulitan ekonomi.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Adrian Nor, menegaskan pentingnya GPM dalam menyediakan bahan pangan dengan harga yang terjangkau. "Alhamdulillah, Pemda Kobar melalui DPKP Kobar mengadakan GPM untuk menghadirkan pangan yang lebih ramah bagi masyarakat. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi warga," tuturnya dalam acara yang berlangsung di Pangkalan Bun.
Kegiatan pasar murah diselenggarakan di halaman kantor Desa Sumber Mukti dan Desa Palih Baru yang berada di Kecamatan Kotawaringin Lama. Dalam gelaran GPM kali ini, berbagai komoditas pangan ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif. Misalnya, harga beras SPHP ditetapkan sebesar Rp55.000 untuk 5 kilogram, beras premium Rp72.500 untuk 5 kilogram, dan beras medium dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) seharga Rp75.000 untuk ukuran yang sama.
Selain beras, masyarakat juga bisa membeli minyak goreng dengan harga Rp15.500 per liter, bawang merah seharga Rp25.000 per kilogram, bawang putih seharga Rp38.000 per kilogram, serta telur ayam lokal yang dijual Rp55.000 per rak. Gula pasir pun tersedia dengan harga Rp17.000 per kilogram.
Adrian menjelaskan bahwa tujuan dari GPM adalah untuk memudahkan akses masyarakat terhadap komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama bagi penduduk di daerah pedesaan. Ia mencatat bahwa sering kali harga pangan mengalami kenaikan atau lokasi pasar yang jauh dari pusat kota menjadi kendala bagi warga.
Respon positif datang dari penduduk setempat yang merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Mereka merasa senang karena bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan pasar biasa. Seorang penduduk Desa Sumber Mukti, Isna, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelaksanaan GPM. Ia menyatakan, "Program ini sangat membantu kami. Semoga kegiatan serupa dilaksanakan lebih sering karena sangat menguntungkan masyarakat."
Isna juga menambahkan bahwa tidak hanya harga yang lebih murah, tetapi proses belanja di GPM juga berlangsung cepat. "Antrenya juga cepat, tidak perlu menunggu lama. Kami baru datang sudah bisa selesai belanja beras dan gula. Harapannya kegiatan seperti ini bisa sering digulirkan," tutup Isna.
ANTARA
Gerakan Pangan Murah Dorong Daya Beli Masyarakat di Kobar
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







