JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurizal, mengungkapkan bahwa partainya telah diminta untuk mengusulkan nama-nama kader sebagai calon menteri untuk kabinet pemerintahan yang akan dipimpin oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada periode 2024-2029. Cucun menambahkan, permintaan serupa juga diberikan kepada partai-partai politik lainnya, bukan hanya PKB. Menurutnya, hal ini hanya diketahui oleh para ketua umum partai politik yang terlibat serta Prabowo sendiri. "Diharapkan, nama-nama kader yang diusulkan adalah yang terbaik dan profesional sesuai dengan bidang yang diminta. PKB pun telah mengirimkan beberapa nama untuk diajukan," demikian pernyataannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Jumat. Mengenai isu penambahan jumlah kementerian, Cucun menjelaskan bahwa PKB telah memberikan persetujuan atas Rancangan Undang-Undang tentang Kementerian Negara yang akan dibahas dalam rapat paripurna. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap langkah-langkah yang bertujuan untuk kemajuan bangsa Indonesia. "Ini merupakan bagian dari proses demokrasi kita, melihat bagaimana Pak Prabowo dapat mempercepat pencapaian program-program *quick win* yang telah ditetapkan," tambahnya. Di sisi lain, Cucun mengamati bahwa konsep kemandirian pangan yang ditargetkan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia hingga saat ini belum sepenuhnya tercapai. Oleh karena itu, ia meyakini akan ada pemisahan-pemisahan kementerian yang ditujukan untuk mempercepat pencapaian target tersebut. "Pembentukan kementerian dan lembaga yang baru, termasuk pengaturan anggaran dalam Undang-Undang APBN, akan kita bahas dalam rapat kerja yang dijadwalkan pada hari Selasa," ujarnya. Di tengah pembicaraan tersebut, muncul pula isu bahwa jumlah menteri dalam kabinet Prabowo Subianto diperkirakan akan bertambah dari 34 menjadi 44 orang. Selain itu, dalam sebuah acara di Jakarta pekan lalu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menyebutkan bahwa ada empat alumni SMA Taruna Nusantara yang kemungkinan besar akan masuk dalam susunan kabinet Prabowo. Namun, ia menyatakan telah berjanji kepada Prabowo untuk tidak mengungkapkan nama-nama tersebut kepada publik. ANTARA