SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur Juliansyah meminta pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor pertanian setempat. Hal ini untuk meningkatkan perekonomian para petani di wilayah tersebut.

Juliansyah mengatakan selain meningkatkan perekonomian para petani, pengembangan sektor pertanian ini juga dapat meningkatkan daya saing dengan daerah lain, serta mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal.

"Saya rasa upaya pemerintah daerah dalam mengangkat sektor pertanian kita masih belum optimal. Karena masih banyak petani kita yang belum terangkat perekonomiannya," kata Juliansyah, Jumat, 13 September 2024.

Juliansyah pun mengungkapkan bahwa jika sektor pertanian ini dikelola dengan optimal, maka akan berdampak pada cadangan beras yang melimpah. Surplus beras inilah yang akan menjadi keuntungan bagi daerah salah satunya adalah meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia pun menegaskan, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan perhatian dari pemerintah daerah mulai dari infrastruktur, sarana, dan prasarana pendukung di sektor pertanian, bantuan alat pertanian, mesin pertanian, bibit, dan pupuk perlu diperbanyak dan diberikan secara rutin guna mendukung pengembangan pertanian yang berkelanjutan.

--page

"Kami mengapresiasi atas apa yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu yang memberikan bantuan kepada Kelompok Tani (Poktan) Sudi Makmur di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Parenggean. Dukungan pemerintah daerah terhadap petani tersebut dapat membantu meningkatkan hasil pertanian petani," ucapnya

Ia pun menjelaskan, hampir 60 persen masyarakat Kabupaten Kotim berprofesi sebagai petani, sehingga perhatian pemerintah terhadap sektor ini sangat diperlukan. 

Pemerintah harus mempunyai target program pertanian setiap tahunnya, agar kebutuhan sektor pertanian bini bisa menjadi prioritas dalam anggaran pembangunan.

"Kami berharap, pemerintah bisa memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para petani agar pertanian kita dapat berkembang pesat dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah," tutupnya.  (Ari)