**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Atlet wushu asal Jawa Timur, Michael Arroll Nestor Jennings, mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap *wing chun* berawal dari pengaruh film "Ip Man" yang dibintangi aktor terkenal Donnie Yen. Saat berbicara di GOR Disporasu, Deli Serdang, pada hari Jumat, Arroll menjelaskan bahwa penampilan Donnie Yen dalam film tersebut sebagai seorang ahli bela diri *wing chun* sangat memikat hatinya.
Gerakan dinamis, ekspresi kuat, serta aura memukau yang ditampilkan oleh karakter Donnie Yen menjadi inspirasi bagi Michael Arroll. Sebelum menonton film itu, dia sudah mengetahui tentang *wing chun*, tetapi belum mendalami seluk-beluknya secara serius. Setelah terpapar oleh film "Ip Man", minatnya untuk mempelajari seni bela diri ini semakin mendalam dan serius.
Bagi Arroll, *wing chun* memberikan berbagai manfaat lebih dibandingkan dengan disiplin lain dalam wushu. Ia merasa bahwa *wing chun* tidak sekadar mengajarkan teknik bertarung, tetapi juga menawarkan pengetahuan bela diri yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Saya bisa mendapatkan ilmu bertarung yang tentunya sangat berguna. Selain itu, saya juga berkesempatan belajar seni dari *wing chun* yang dapat digunakan untuk perlindungan diri," jelasnya.
Dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) kali ini, Arroll menjalani program latihan yang sangat ketat. Dia menyatakan bahwa selama tahun ini, ia berlatih setiap hari, baik di pagi maupun sore hari, ditambah dengan latihan mandiri hingga malam datang.
Semakin giat berlatih, semakin besar keyakinan Arroll terhadap kemampuan yang dimilikinya. Ia percaya bahwa usaha keras yang dilakukan berkontribusi besar dalam meraih puncak prestasinya di PON XXI Aceh-Sumut. Selain itu, ia memiliki komitmen yang tinggi untuk mengenalkan *wing chun* di panggung yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Ia merasa bersyukur bahwa *wing chun* untuk pertama kalinya dipertandingkan di PON.
"Saya sangat senang dan bangga melihat perkembangan *wing chun* di Indonesia. Harapan saya, kedepannya *wing chun* akan semakin berkembang di tanah air dan juga di kancah internasional," tutupnya.
Selama PON XXI Aceh-Sumut, Arroll berhasil meraih medali emas dalam kategori taolu *wing chun wooden dummy* dan *wing chun butterfly sword* putra. Dalam kategori kombinasi tersebut, ia mencatatkan skor 9.280 untuk *wing chun wooden dummy* dan 9.230 untuk *wing chun butterfly sword*, sehingga total nilai yang diperoleh mencapai 18.510, yang menjadi yang tertinggi di antara seluruh atlet yang berpartisipasi.
ANTARA
Michael Arroll, Atlet Wushu Terinspirasi Film Ip Man dan Wing Chun
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







