JAKARTA –
**Borneonews - Moskow**, Rusia mengumumkan pencabutan akreditasi terhadap enam diplomat Inggris pada hari Jumat sebagai respons atas tuduhan terlibat dalam aktivitas spionase. Pengumuman ini disampaikan oleh Dinas Keamanan Federal Rusia, atau yang lebih dikenal dengan nama *FSB*. Dalam sebuah pernyataan resmi, *FSB* menyebutkan bahwa mereka telah memperoleh dokumen yang menunjukkan bahwa Direktorat Eropa Timur dan Asia Tengah dari Kementerian Luar Negeri Inggris memiliki misi khusus untuk memicu "kekalahan strategis" bagi Rusia. Menurut informasi yang diungkap, setelah dimulainya apa yang disebut sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina pada tahun 2022, fokus dari direktorat tersebut telah berubah menjadi unit yang bertugas merugikan kepentingan Rusia. *FSB* menegaskan bahwa aktivitas para diplomat Inggris yang beroperasi melalui direktorat tersebut dapat dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan negara. Pernyataan lebih lanjut menyatakan, "Sebagai tanggapan atas tindakan tidak bersahabat dari London, Kementerian Luar Negeri Rusia mencabut akreditasi untuk enam pegawai departemen politik Kedutaan Inggris di Moskow, yang terbukti terlibat dalam kegiatan intelijen dan subversif." Lebih lanjut, *FSB* memperingatkan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah tambahan jika tindakan serupa dari diplomat lainnya teridentifikasi. Pencabutan akreditasi ini menandakan bahwa para diplomat tersebut telah kehilangan dasar resmi untuk berada di Rusia dan wajib meninggalkan negara tersebut secepatnya. Keputusan ini mencerminkan ketegangan yang meningkat antara Rusia dan Inggris, terutama di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks. ANTARA