JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa transisi pemerintahan yang berlangsung saat ini di akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap sebagai yang terbaik dalam sejarah Republik Indonesia. Dalam pernyataan yang disampaikan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna terakhir di Ibu Kota Nusantara (IKN), Budi Arie menyatakan, “Transisi pemerintahan ini berjalan dengan mulus. Saya melihat dukungan rakyat sangat besar kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang akan segera mengambil alih kepemimpinan dari Pak Jokowi.” Sidang Kabinet terakhir dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, serta dihadiri oleh para menteri dari Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga merupakan presiden terpilih. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan arahan kepada para menterinya untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Menkominfo Budi Arie mengatakan, "Presiden Jokowi menginstruksikan agar seluruh jajaran Kabinet Indonesia Maju mendukung penuh program yang akan dijalankan oleh presiden terpilih. Penting bagi transisi pemerintahan ini berlangsung secara efektif agar pelayanan publik tidak terganggu. Selain itu, regulasi yang diperlukan untuk mendukung pemerintahan baru harus segera diselesaikan agar mereka dapat langsung bekerja melayani masyarakat." Budi Arie menambahkan bahwa Presiden Jokowi juga meminta dukungan TNI dan Polri untuk mengawal proses transisi pemerintahan tersebut dengan baik. “Presiden menyampaikan di hadapan TNI dan Polri bahwa Indonesia sedang berada dalam fase penting, yakni transisi kepemimpinan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih serta adanya Pilkada mendatang. Peran TNI dan Polri dalam menjaga ketertiban serta keamanan sangatlah krusial,” ungkap Menkominfo. Sesuai dengan jadwal Pemilu Presiden, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024. ANTARA