PADANG –
**Borneonews - Parit Malintang**, Sejumlah pejabat dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) melakukan kunjungan ke rumah keluarga gadis berusia 18 tahun yang dikenal dengan inisial NSK. Gadis tersebut diduga menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman. Kunjungan ini berlangsung pada hari Jumat sore, 13 September. Kunjungan yang diniatkan sebagai silaturahmi ini dipimpin oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, bersama Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Andry Kurniawan, Kabid Propam Kombes Pol Hidayat Asykuri Ginting, serta beberapa anggota lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyampaikan rasa empati dan belasungkawa kepada keluarga NSK atas tragedi yang menimpa almarhumah. Ia menekankan bahwa Polda Sumbar terus berkomitmen untuk mengungkap kasus ini, yang telah menarik perhatian masyarakat luas. Dwi menjelaskan bahwa tim khusus dari Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman, termasuk tim anjing pelacak (*K-9*), masih aktif melakukan penyelidikan dan pencarian terkait terduga pelaku. "Saat ini, tim sedang terus mencari terduga pelaku, dan beberapa hari terakhir telah menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini," ujarnya. Sepanjang proses penyelidikan ini, pihak kepolisian mulai mengidentifikasi terduga pelaku dan intensif melakukan pengejaran. "Berdasarkan perkembangan penyelidikan hingga hari ini, identitas terduga pelaku mulai mengerucut, dan tim khusus terus melakukan pemburuan," tambahnya. Dalam kunjungan tersebut, Dwi juga memberikan bantuan kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat setempat untuk mendoakan serta mendukung upaya polisi dalam mengungkap kasus tersebut hingga tertangkapnya pelaku. Ia menjelaskan bahwa dalam pencarian terduga pelaku, petugas menemukan barang bukti yang diduga milik pelaku, yang memperkuat penelusuran kasus ini. Sebelumnya, petugas juga mendapatkan barang bukti berupa pakaian milik korban dan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. "Di antara barang bukti yang ditemukan, terdapat sandal yang diduga milik pelaku. Tim juga sudah mengumpulkan pakaian korban dan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian," jelasnya lebih lanjut. Saat ini, penanganan kasus ini dilakukan oleh tim khusus yang merupakan kolaborasi antara Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman. Dwi menyampaikan bahwa pimpinan polisi telah memberi perhatian serius terhadap kasus ini dengan membentuk tim khusus dan menjalin komunikasi dengan polres di daerah sekitar untuk memantau kemungkinan terduga pelaku melarikan diri. Komitmen Polda Sumbar dan anggotanya untuk segera mengungkap kasus dan memberikan keadilan bagi korban ditegaskan oleh Dwi. Wali Nagari setempat juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian atas upaya cepat mereka dalam mengungkap peristiwa yang menimpa warganya. Masyarakat setempat pun berharap agar pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku dan mengungkap kasus ini sesegera mungkin. ANTARA