**Borneonews - Deli Serdang**, Atlet taekwondo Rizky Anugrah Prasetyo, yang juga menjabat sebagai anggota Kepolisian Daerah Jawa Timur, berhasil meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilan ini diraih oleh Rizky di kelas 87 kilogram putra setelah mengalahkan saingannya, Nicholas Armanto, yang berasal dari Jawa Barat, dalam pertarungan final yang diadakan di Martial Arts Arena, kompleks Sumut Sport Center di Deli Serdang.
Rizky mengungkapkan bahwa persaingan di PON kali ini sangat menegangkan. Ini merupakan pengalaman PON keduanya setelah sebelumnya berlaga di PON Papua. Dalam edisi yang lalu, ia harus puas menerima kekalahan dari Nicholas di babak final. Mengingat pengalaman tersebut, Rizky merasa terpacu untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dan bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya kali ini.
"Saya harus mengakui keunggulan dari Jawa Barat pada PON sebelumnya. Berharap kejadian itu tidak terulang, saya menyadari bahwa persaingan sangat ketat," ujar Rizky setelah menerima medali emasnya.
Sebagai anggota Polri yang bertugas di Direktorat Polairud Polda Jawa Timur, Rizky menyatakan rasa bangganya bisa memberikan kontribusi positif bagi kebanggaan Jawa Timur dan Polri melalui pencapaiannya ini. Menurutnya, kemenangan yang diraihnya tidak hanya merupakan prestasi pribadi, tetapi juga menjadi refleksi dari dukungan dan kepercayaan masyarakat serta institusinya.
"Saya sangat bangga menjadi bagian dari kesatuan ini, serta merasa bersyukur atas pencapaian ini. Dukungan dari semua pihak, termasuk warga Jawa Timur, sangat berarti bagi saya," tuturnya. Rizky berharap, prestasinya ini dapat menginspirasi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi.
ANTARA
Rizky Anugrah Prasetyo Raih Emas Taekwondo di PON XXI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







