**Borneonews - Tangerang**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan terjadi kebakaran yang melibatkan satu unit pangkalan gas *elpiji* serta empat unit kontrakan di Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya. Insiden tersebut terjadi pada malam hari Jumat.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menginformasikan bahwa kebakaran dimulai sekitar pukul 18.19 WIB. Ia menjelaskan, setelah menerima laporan mengenai kebakaran ini, tim penanggulangan bencana segera dikerahkan ke lokasi kejadian dengan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Menurut Ujat, tim yang ditugaskan terdiri dari Pos Damkar Pasar Kemis dan Pos Damkar Balaraja, masing-masing mengirimkan satu unit kendaraan pemadam. Dalam aksi pemadaman, mereka berhasil mengendalikan kobaran api yang melanda lima bangunan dalam waktu kurang lebih dua jam.
Dari peristiwa tersebut, diketahui tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, baik luka maupun meninggal dunia. Ujat menegaskan bahwa semua kegiatan pemadaman berlangsung tanpa menyebabkan cedera pada warga.
Mengenai penyebab kebakaran, hasil analisis awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali oleh pihak berwenang. Ujat menambahkan bahwa penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik dan situasi di tempat kejadian sudah tidak lagi berisiko.
ANTARA
Kebakaran Pangkalan Gas Elpiji di Tangerang, Tidak Ada Korban
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







