**Borneonews - Banda Aceh**, Pejudo senior asal Jawa Timur, Suliswanto dan Embun Cahyono, telah mencapai momen bersejarah setelah berpasangan selama 15 tahun. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang diselenggarakan di Gelanggang Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, mereka berhasil meraih medali emas perdana, yang sangat dinantikan.
Dalam pertandingan kelas seni *Nage No Kata*, kedua atlet ini tampil memukau dan berhasil mencatatkan nilai tertinggi. Akhirnya kami berhasil meraih medali emas yang sempat tertunda beberapa kali, ungkap Suliswanto dengan penuh rasa syukur.
Suliswanto juga menjelaskan bahwa dirinya bersama Embun Cahyono telah berkolaborasi sejak tahun 2009 dan berpartisipasi dalam sejumlah turnamen judo. Pada tahun 2011, mereka telah meraih medali emas pada ajang SEA Games, serta menempati posisi ketiga dalam kejuaraan dunia judo pada tahun 2018. Meskipun telah mengumpulkan banyak medali dalam kompetisi seni judo, keduanya mengakui bahwa medali emas dari PON selalu berhasil lolos dari genggaman mereka.
Ada rasa penasaran yang besar dan alhamdulillah hari ini kami bisa meraih medali emas, ujar Embun Cahyono dengan wajah penuh semangat. Dia pun mengisahkan kenangan ketika mereka tidak berhasil meraih emas pada PON sebelumnya, khususnya di PON 2016 yang diadakan di Jawa Barat, di mana mereka hanya bisa membawa pulang medali perak setelah kalah dari pasangan tuan rumah.
Usaha mereka tidak berhenti di situ. Dalam PON XX di Papua pada tahun 2021, kesempatan untuk meraih emas juga sirna karena kalah dari tim tuan rumah. Alhamdulillah kami puas sekali dengan pencapaian hari ini. Semua proses latihan dan persiapan yang dilalui telah terbayar, lanjutnya.
Untuk persiapan menuju PON Aceh-Sumut, keduanya telah menjalani pemusatan latihan sejak awal tahun 2023. Hasil dari upaya tersebut memang terbukti efektif, mengantar mereka menjadi juara dalam pertandingan seni judo ini.
Saat ditanya mengenai rencana selanjutnya, Suliswanto dan Embun Cahyono mengaku belum memiliki keputusan pasti. Mereka mempertimbangkan faktor usia yang semakin bertambah dan status mereka sebagai atlet senior. Kami belum tahu apakah akan ada pembatasan usia untuk SEA Games mendatang. Saat ini, kami adalah atlet paling senior dan kami merasa puas dengan pencapaian yang sudah diraih, jelas Suliswanto.
Pasangan judo ini berhasil mencatatkan nilai tertinggi 374,6 dalam cabang *Nage No Kata* di PON Aceh-Sumut 2024. Di peringkat kedua, pasangan dari Jawa Barat, Ahmad Arya dan Rafialu Rachmadani, mengumpulkan nilai 365,5, sedangkan di tempat ketiga adalah pasangan asal Sumatera, Fadli Ardiansyah dan Krisjon Parningotan, sementara pasangan dari Jawa Tengah, Eko Mulianto dan Andika Candra, menempati posisi keempat.
Prestasi yang diraih oleh Suliswanto dan Embun di PON XXI 2024 ini menutup kompetisi seni cabang judo dengan catatan yang sangat menggembirakan.
ANTARA
Pejudo Jatim Suliswanto-Embun Cahyono Raih Emas PON XXI 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pengepul Pertalet di Kapuas yang Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng beli BBM Subsidi dengan Harga Rp 470 per Jeriken
Bupati Seruyan Minta Pelajar Hindari Bullying
Nenek Sebatang Kara di Kotim Sakit dan Hidup Sendiri, Bupati Minta Dipantau Rutin
Bupati Kotim Pastikan Pemda Bantu Pembangunan Masjid Al-Muhajirin yang Terbakar
Senkom Mitra Polri Kobar Dukung Operasi Patuh Telabang 2026
Puluhan Pemuda Asal Gumas Akan Ikut Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan IKBAB Tingkat Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







