JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Komunikasi dan Informatika berperan sebagai penggerak transformasi digital untuk mendukung kedaulatan digital serta pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional. Sekretaris Jenderal kementerian tersebut, Mira Tayyiba, dalam sebuah siaran pers yang dikeluarkan pada hari Jumat menyatakan bahwa lembaga ini berfungsi untuk membantu Presiden dalam bidang komunikasi dan informatika, yang mana perannya sebagai penggerak transformasi digital di Indonesia sangatlah signifikan. Mira menjelaskan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sebatas pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk menghadapi tantangan yang muncul seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Kementerian ini berkomitmen untuk terus berinovasi demi mewujudkan ekosistem digital yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dengan cara ini, diharapkan Indonesia dapat memimpin era digital yang semakin kompetitif di tingkat global. “Semangat kami adalah semangat inovasi. Kami ingin memastikan bahwa Indonesia bukan hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan juga menjadi bangsa yang memiliki kedaulatan digital,” katanya. Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-23 Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mira Tayyiba mengajak seluruh pegawai kementerian untuk tidak henti-hentinya berinovasi dan membangun kolaborasi guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara digital. “Mari kita maksimalkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri, dan masyarakat. Dengan kerja sama ini, kami percaya bahwa kita bisa mencapai Indonesia Emas yang berdaulat dalam bidang digital. Ini bukan sekadar impian, tetapi merupakan tujuan yang dapat kita capai secara bersama-sama,” tegasnya. Dalam perayaan ulang tahun ini, kementerian juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk memastikan bahwa semua warga negara Indonesia mendapatkan manfaat dari transformasi digital. Hal ini melalui perluasan akses informasi yang dapat membantu meningkatkan kondisi ekonomi dan sosial mereka. ANTARA