BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Medali emas yang diperoleh Athallah Ahza dalam nomor 10 meter *air rifle* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, menjadi kado istimewa untuk perayaan ulang tahunnya pada bulan Oktober mendatang. Athallah berhasil mempertahankan posisinya dengan mencatatkan skor impresif, yaitu 247,9 poin. Kemenangan tersebut membawanya meraih gelar juara setelah menundukkan sejumlah pesaing di Lapangan Tembak Rindam, Mata Ie, Aceh Besar, pada hari Jumat. Dalam pernyataannya, Athallah mengungkapkan rasa syukurnya, “Insya Allah bulan Oktober ini saya berumur 17 tahun dan ini menjadi hadiah terindah.” Ia mengungkapkan kegembiraannya ditemani oleh sang ibu saat meraih medali emas tersebut. Athallah mengaku merasa terkejut dengan pencapaiannya ini, karena ini merupakan laga perdana ia bertanding untuk mewakili Riau di PON XXI Aceh-Sumut 2024 untuk cabang olahraga menembak. “Saya tidak menyangka bisa meraih emas. Prestasi ini merupakan buah dari usaha dan latihan serta doa yang terus diupayakan oleh ibu dan ayah untuk meraih hasil terbaik,” jelasnya. Latihan yang telah dilakukannya selama satu tahun bersama dukungan penuh orang tua, khususnya ibunya, Patrisiatau, dan ayahnya, Donny Aprizal, akhirnya membuahkan hasil yang manis berupa medali emas. Athallah Ahza juga tidak dapat menahan air mata bahagianya saat menerima pelukan hangat dari ibunya, yang membisikkan kata-kata manis dan membuatnya terisak dalam haru. Di posisi kedua, terdapat Anang Febrian dari Kalimantan Tengah yang berhasil mengumpulkan skor 247,7 poin dan mendapatkan medali perak. Sementara itu, Ali Nurrahman dari Jawa Barat menempati urutan ketiga dengan raihan skor 225,5 poin, berhak atas medali perunggu. Pada cabang olahraga menembak ini, sebanyak 40 medali emas diperebutkan, dengan keikutsertaan 316 atlet dari 33 provinsi yang siap berkompetisi dalam ajang yang bergengsi tersebut. ANTARA