JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Berita seputar DKI Jakarta pada tanggal 13 September 2024 mencatat beberapa peristiwa penting. Dari usulan nama pengganti Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, hingga kabar duka mengenai meninggalnya anak Menteri Pekerjaan Umum pada era Presiden Soeharto, Radinal Mochtar. Berikut ini adalah informasi yang masih relevan untuk disimak kembali. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah mencapai kesepakatan untuk mengusulkan tiga nama sebagai calon pengganti Pj Gubernur Heru Budi Hartono kepada Kementerian Dalam Negeri. Tiga nama yang diusulkan tersebut adalah Teguh Setyabudi, Akmal Malik, dan Tomsi Tohir. Saat ini, Teguh Setyabudi menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di Kementerian Dalam Negeri. Akmal Malik merupakan Direktur Jenderal Otonomi Daerah di kementerian yang sama, sementara Tomsi Tohir saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Dalam Negeri. Calon wakil gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024, Rano Karno, yang lebih dikenal dengan sebutan Bang Doel, menyampaikan pandangannya tentang pondok pesantren (ponpes). Ia menegaskan bahwa ponpes memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk generasi yang berkualitas. Menurut Rano, banyak tokoh dan pemimpin sukses saat ini merupakan lulusan dari pondok pesantren. Pernyataan tersebut disampaikan Rano saat melakukan silaturahmi dan ziarah di makam KH. Buya Zayadi yang terletak di Ponpes Az-Ziyadah, Klender, Duren Sawit, Jakarta. Dalam konteks pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta melaporkan bahwa seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti Pilkada DKI. Tiga pasangan calon tersebut terdiri dari Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil-Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga memberikan klarifikasi terkait meninggalnya anak Menteri Pekerjaan Umum, Radinal Mochtar, yang berinisial RH. Mereka menegaskan bahwa kematian RH tidak disebabkan oleh bentrokan atau kekerasan yang terjadi saat eksekusi. Humas PN Jakarta Selatan, Djuyamto, menjelaskan bahwa tidak ada keterlibatan fisik dari petugas selama kejadian tersebut. Selanjutnya, dalam persiapan untuk Pilkada DKI 2024, KPU Jakarta Pusat membuka rekrutmen untuk 1.539 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Proses perekrutan ini menyasar berbagai kalangan, termasuk anak muda dan penyandang disabilitas. Ketua KPU Kota Jakarta Pusat, Efniadiansyah, menyatakan bahwa mereka segera memulai proses perekrutan KPPS guna mendukung pelaksanaan pemilu yang akan datang. Dengan demikian, sejumlah peristiwa penting di DKI Jakarta pada hari tersebut telah memberikan gambaran terkait dinamika pemerintahan dan persiapan pemilihan yang akan datang. ANTARA