BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang di Banten terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga karyawan melalui program pelatihan. Dalam hal ini, BLK bekerja sama dengan dua perusahaan besar, yaitu PT Gajah Tunggal dan PT Indonesia Toray Synthetics, untuk menyelenggarakan pelatihan tata boga. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan dilaksanakan selama 16 hari, dimulai dari 13 September hingga 4 Oktober 2024. Dalam pelatihan ini, sebanyak 15 peserta akan terlibat. Pelatihan akan dimulai dengan tiga hari pengajaran di GeTI Incubator, di mana para peserta akan memperoleh keterampilan dalam *digital marketing*, peran sebagai konten kreator, serta teknik pengemasan produk. Menurut Ujang, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat memperkuat ekonomi keluarga dan mendukung pemberdayaan ekonomi mereka. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat merasakan manfaat yang signifikan, khususnya dalam hal penguasaan keterampilan tata boga. Menurutnya, inti dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui penguatan aspek ekonomi. Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, juga menambahkan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemberdayaan ekonomi keluarga yang bertujuan untuk memberikan manfaat jangka panjang kepada para pesertanya. Setelah menyelesaikan pelatihan, diharapkan karyawan dan keluarganya dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan baru mereka untuk meningkatkan perekonomian keluarga. "Pelatihan ini dirancang khusus untuk pasangan karyawan. Ini adalah program pertama kalinya, yang tidak hanya memberikan pelatihan tata boga, tetapi juga mencakup aspek pengemasan yang baik dan strategi pemasaran," ungkapnya. Lebih lanjut, kegiatan pelatihan tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan dapat memberi awal bagi peserta untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka. Peserta pelatihan juga akan menerima fasilitas seperti mixer, oven, kompor gas, dan tabung gas LPG untuk mendukung usaha di bidang tata boga. Diharapkan, dengan adanya dukungan tersebut, ekonomi keluarga para peserta akan semakin berkembang dan maju. ANTARA