PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan Konsinyasi Penyuntingan Buku Cerita Anak Dwibahasa Tahun 2024 yang ditutup pada Sabtu, 14 September 2024.

Acara yang berlangsung sejak Senin hingga Sabtu, 9-14 September 2024 ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari Penerjemah, Penyunting, dan Penata Letak.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang berlandaskan pada misi meningkatkan kualitas dan kuantitas penggunaan dan pemartabatan bahasa Indonesia, mewujudkan bahasa dan sastra daerah terlindungi dan terkonservasi yang dinamis berbasis kekuatan masyarakat, dan meningkatkan apresiasi masyarakat Kalimantan Tengah terhadap sastra lokal," kata Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Ralph Hery Budhiono di Aula Betang, Swissbell Hotel Danum.

Budi menekankan bahwa hasil dari kegiatan penyuntingan ini akan menciptakan buku cerita anak dwibahasa yang bermutu dan berkualitas sesuai peruntukannya.

"Hal tersebut akan menambah ketersediaan buku cerita anak dwibahasa yang baik serta bermanfaat bagi pengembangan bahan literasi di daerah Kalimantan Tengah," tuturnya.

Adapun tujuan utama kegiatan Konsinyasi Penyuntingan Buku Cerita Anak Dwibahasa Tahun 2024 ini, kata Budi lagi, adalah untuk memastikan keakuratan tata bahasa dan pilihan kata yang digunakan di hasil penerjemahan yang telah dilakukan.

"Sehingga hasil terjemahan tersebut layak untuk dicetak dan dijadikan sebagai bahan bacaan cerita anak," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)