BATAM –
**Borneonews - Bintan**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan, yang terletak di Kepulauan Riau, sedang menggencarkan program sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat untuk mendorong peningkatan jumlah partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Ahmad Fauzi, salah satu komisioner KPU Bintan, menyampaikan di Batam pada hari Sabtu, bahwa situasi yang mengharuskan mereka untuk melakukan sosialisasi ini disebabkan oleh adanya hanya satu bakal pasangan calon yang terdaftar untuk Pilkada Bintan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KPU, mengingat rendahnya antusiasme masyarakat dalam memilih. "Jika Bintan hanya memiliki satu pasangan calon, tentu saja hal ini dapat menurunkan minat masyarakat untuk berpartisipasi. Oleh karena itu, kami akan mempersiapkan berbagai strategi sosialisasi. Suara masyarakat Bintan sangat berharga dan penting," ungkap Fauzi. Ia juga menyampaikan bahwa tidak ada larangan untuk mengkampanyekan kotak kosong saat Pilkada. Meskipun saat ini hanya ada satu pasangan calon untuk Pilkada Bintan, Fauzi sangat berharap agar masyarakat tetap mengambil bagian dengan menggunakan hak suara mereka. "Pilihlah apa pun yang Anda anggap benar. Setiap pilihan merupakan hak Anda dan sangat krusial untuk menentukan arah pembangunan Bintan di masa depan," tambahnya. Sebelumnya, KPU Bintan telah memastikan bahwa pemilihan serentak pada tahun 2024 ini hanya akan diikuti oleh satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, yaitu pasangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti. Ketua KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay, menjelaskan bahwa keputusan ini mengambil bentuk setelah masa pendaftaran calon kepala daerah yang telah diperpanjang berlangsung hingga Rabu malam pada pukul 23.59 WIB. Dengan demikian, pemilih di Bintan diharapkan dapat tetap berpartisipasi meskipun kondisi pemilihan yang ada saat ini cukup unik dan tidak biasa. KPU berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap suara dari masyarakat tetap menjadi bagian dari proses demokrasi yang vital di daerah tersebut. ANTARA