SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayah tersebut melalui program *Bawaslu Goes to Campus*. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun pengawasan partisipatif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Anggota Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung, menjelaskan bahwa peningkatan peran partisipasi dalam pengawasan pemilihan serentak itu sangat penting. Ia menekankan bahwa pelajar dan mahasiswa memainkan peranan yang signifikan dalam meminimalisir pelanggaran yang mungkin terjadi selama proses Pilkada. "Dari sini, kami berharap mahasiswa dapat menjadi benteng utama dalam mengurangi praktik politik uang serta pelanggaran lainnya," ujar Galeh dalam sebuah acara di Samarinda baru-baru ini. Lebih lanjut, Galeh mengingatkan mengenai pentingnya investasi pengetahuan terkait demokrasi. Masyarakat, terutama mahasiswa dan kalangan akademisi, diharapkan proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap kemungkinan pelanggaran yang dapat terjadi pada pemilihan mendatang. Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun 2025 tidak akan ada lagi pilkada, sehingga proses demokrasi ini harus dijaga demi masa depan daerah yang lebih baik lima tahun ke depan. Program *Goes to Campus* ini telah diadakan di beberapa kampus, termasuk UIN Sultan Muhammad Idris Samarinda, dengan tema penguatan peran mahasiswa dalam pengawasan pemilihan serentak. Sebelumnya, Bawaslu Kaltim juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Mulawarman (Unmul) serta perjanjian kerja sama dengan Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto, menekankan bahwa kerja sama dengan institusi pendidikan ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pengawasan partisipatif. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya politisasi berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), penyebaran informasi palsu atau *hoaks*, serta praktik politik uang di lingkungan akademis. ANTARA