JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta** Kebakaran yang terjadi di Cilincing, Jakarta Utara, berasal dari ledakan tungku penyulingan *tiner*. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Rawamalang, RT 05/10, wilayah Semper Timur. Menurut informasi yang diberikan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp25 juta. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa insiden tersebut tidak mengakibatkan adanya korban jiwa atau luka serius. Luas area yang terbakar ditaksir mencapai sekitar 200 meter persegi. Gatot merinci bahwa laporan pertama mengenai kebakaran tersebut diterima melalui pusat layanan panggilan darurat, yang dikenal sebagai *call center* 112, pada pukul 09.54 WIB. Begitu menerima informasi tersebut, pihak Gulkarmat langsung menyiagakan sembilan unit mobil pemadam kebakaran yang melibatkan 45 personel untuk menangani situasi di lokasi kejadian. Proses pemadaman dimulai pada pukul 10.02 WIB. Sementara itu, api berhasil dilokalisasi pada pukul 10.19 WIB, dan pendinginan selesai dilakukan pada pukul 10.31 WIB. Pemadaman total baru berakhir pada pukul 11.53 WIB. Lebih lanjut, Gatot menjelaskan bahwa titik api bermula dari tungku penyulingan *tiner*. Pada saat kejadian, pekerja sedang membakar bahan di tungku tersebut, namun tiba-tiba terjadi ledakan yang tidak terduga. Meskipun warga setempat telah berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), usaha tersebut tidak berhasil, sehingga api semakin membesar dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut. ANTARA