JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Platform LinkUMKM hadir untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam proses transisi menuju *go digital*. Melalui beragam layanan dan pendampingan, LinkUMKM bertujuan untuk membantu produk-produk dari pelaku usaha agar dapat diterima secara luas di pasar, sekaligus tetap bersaing di era digital yang semakin berkembang. Project Leader LinkUMKM, Nilam Nirmala, menjelaskan bahwa platform ini terbuka bagi semua pelaku UMKM, baik yang telah lama menjalankan bisnis maupun yang baru memulai. Akses ke platform dilakukan melalui situs resmi di linkumkm.id atau aplikasi yang dapat diunduh secara gratis di Playstore dan Appstore. Seluruh fitur yang ditawarkan dapat digunakan tanpa syarat maupun biaya, sehingga mempermudah UMKM dalam memulai langkah transformasi digital. Salah satu fitur unggulan dari LinkUMKM adalah *Self Assessment*, yang berfungsi untuk membantu pelaku usaha dalam mengevaluasi kekuatan dan kelemahan yang ada dalam bisnis mereka. Dengan mengisi survei singkat yang disediakan, pelaku UMKM akan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: Tradisional, Berkembang, atau Modern. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan rekomendasi modul pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan. Nilam menambahkan bahwa fitur *Self Assessment* bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai posisi serta potensi usaha yang dimiliki. Melalui sistem skoring, pengguna dapat mengetahui kategori usaha mereka dan mendapatkan rekomendasi pelatihan yang relevan, yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan di dunia digital. LinkUMKM menyediakan dua jenis modul pelatihan, yaitu *Soft Competency* yang fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal, serta *Hard Competency* yang berisi materi praktis sesuai dengan kebutuhan bisnis masing-masing pelaku usaha. Selain itu, platform ini juga menawarkan pelatihan secara daring yang dapat diakses kapan saja, serta fasilitas konsultasi bisnis melalui fitur Coaching Clinic. Melalui fitur ini, pelaku UMKM bisa berkonsultasi secara gratis dengan para ahli di bidang bisnis. Di samping itu, LinkUMKM juga memiliki komunitas UMKM yang memungkinkan pelaku usaha untuk saling berbagi pengalaman dan belajar dari sesama member. Fitur Etalase menawarkan simulasi tentang cara mempromosikan produk secara digital, mulai dari pembuatan katalog hingga pengisian deskripsi produk. Produk yang diunggah ke dalam Etalase memiliki potensi untuk dilihat oleh jutaan pengguna LinkUMKM, sehingga dapat meningkatkan visibilitas bisnis. Nilam juga menyebutkan bahwa kolaborasi menarik, seperti sesi pemotretan produk gratis dengan fotografer profesional dan rebranding kemasan bekerja sama dengan mitra, dilakukan guna membantu para pelaku UMKM memperbaiki penampilan produknya. “LinkUMKM merupakan solusi digital yang komprehensif untuk mendukung UMKM tumbuh dan bersaing. Manfaatkanlah fitur-fitur seperti *Self Assessment*, Pelatihan Daring, Etalase, dan Coaching Clinic untuk mempercepat perkembangan bisnis Anda. Akses sekarang juga dan bergabunglah dengan jutaan pelaku UMKM lainnya dalam mencapai kesuksesan serta meningkatkan daya saing di era digital,” tutupnya. ANTARA