SEMARANG –
**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet panjat tebing dari Jawa Tengah, Nafatika Astuti, berhasil meraih medali emas di nomor *boulder* perseorangan putri pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara pada tahun 2024. Kemenangan ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Nafatika, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya dalam mengikuti PON. Pertandingan final dilaksanakan di Arena Panjat Tebing, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, di Banda Aceh pada hari Sabtu. Dalam pertandingan tersebut, Nafatika berhasil mencatatkan nilai tertinggi dengan satu percobaan berhasil mencapai *top* dan memperoleh tiga *zone*. Dari empat lintasan yang ada, ia melakukan satu percobaan untuk mencapai *top* dan tujuh percobaan untuk mencapai *zone*. Di belakang Nafatika, atlet asal Jawa Timur, Nur Ismatul Sakdia, meraih medali perak. Ia mencatatkan satu *top* dan satu *zone*, dengan masing-masing satu percobaan untuk keduanya. Sementara itu, Kharisma Ragil Rakasiwi, juga dari Jawa Timur, mendapatkan medali perunggu dengan hasil yang sama, yaitu satu *top* dan satu *zone*, namun kalah dari Nur Ismatul berdasarkan perolehan nilai di babak sebelumnya. Nafatika menyatakan rasa bahagianya atas pencapaiannya. Ia mengatakan bahwa ia merasa terkejut bisa memenangkan medali emas dalam pengalaman pertamanya di PON, walaupun merasakan sedikit grogi saat bertanding karena ini adalah debutnya. Medali emas yang diraihnya dipersembahkan khusus untuk kedua orang tuanya, yang selama ini selalu memberikan dukungan dan doa kepadanya. Final nomor *boulder* perseorangan putri diikuti oleh enam atlet dari empat provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Gelaran cabang olahraga panjat tebing dalam PON XXI Aceh-Sumatra Utara ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 20 September 2024. Total terdapat 16 nomor yang dipertandingkan, dan tujuh di antaranya sudah mencapai tahap final, termasuk kombinasi *boulder* dan *lead* bagi perseorangan putra dan putri, *speed relay* untuk putra dan putri, serta rekor dunia *speed* bagi perseorangan putra dan putri. Kompetisi panjat tebing di PON ini diikuti oleh 26 provinsi yang mengirimkan total 188 atlet, yang terdiri dari 103 atlet putra dan 85 atlet putri. Kegiatan ini menandai semangat kompetisi yang tinggi dan antusiasme para atlet dalam menunjukkan keterampilan serta prestasi terbaik mereka di ajang olahraga bergengsi ini. ANTARA