JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Petenis asal Jawa Timur, Aldila Sutjiadi, mengingatkan kepada rekan-rekannya bahwa perjalanan mereka dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 masih sangat panjang. Hal ini dikatakan setelah timnya berhasil meraih medali emas pada nomor beregu putri yang berlangsung pada hari Sabtu. Jawa Timur memastikan medali emas tersebut dengan kemenangan 2-0 atas DKI Jakarta dalam laga final yang dihelat di lapangan tenis kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Pada pertandingan pertama, Beatrice Gumulya berhasil meraih kemenangan dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-2 melawan Deria Nur Haliza. Sementara itu, pada laga kedua, Janice Tjen menang 6-0, 3-0 setelah lawan, Fitriani Sabatini, terpaksa mengundurkan diri akibat masalah kesehatan. "Kamii sangat senang bisa mendapatkan emas beregu di tim putri. Ini adalah target yang sudah kami tetapkan sejak awal, dan Puji Tuhan, kami berhasil meraihnya. Namun, kami juga harus ingat bahwa masih ada babak perorangan yang harus kami jalani. Jadi, hari ini kami merayakan, tetapi besok kami akan kembali berjuang," ucap Aldila saat dijumpai setelah upacara penghormatan pemenang. Dominasi tim Jawa Timur dalam cabang olahraga tenis memang tidak mengejutkan, mengingat mereka diperkuat oleh sejumlah petenis berkaliber nasional. Selain Aldila, Beatrice, dan Janice, tim ini juga memiliki Jessy Rompies yang menjadi andalan mereka. Beatrice menyadari bahwa kualitas permainan mereka jauh lebih baik dibandingkan para pesaing. Ia menilai keberhasilan meraih gelar juara di PON kali ini tidak terlepas dari persiapan yang matang, termasuk partisipasi dalam berbagai kompetisi di luar negeri. "Faktor persiapan sangat penting. Kami sudah bersiap untuk pertandingan-pertandingan ini sejak jauh-jauh hari. Beberapa tahun terakhir, di Indonesia memang kurang banyak pertandingan, tetapi kami mendapatkan dukungan dari Jawa Timur untuk bertanding di luar negeri, dan itu menjadi salah satu kunci kesuksesan kami," jelas Beatrice, yang juga sering berkompetisi di nomor ganda putri bersama Jessy. Berpartisipasi di Provinsi Aceh, yang menerapkan aturan berpakaian lebih tertutup untuk para atlet putri, menjadi tantangan tersendiri bagi petenis. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, atlet putri diwajibkan menggunakan legging untuk menutupi kaki mereka. Jessy pun menilai bahwa timnya telah melakukan adaptasi yang cukup baik meskipun harus mengenakan pakaian yang lebih panjang. "Sebetulnya, kami biasa mengenakan pakaian yang lebih pendek. Adaptasi terhadap cuaca dan peraturan busana memang memerlukan waktu, tetapi kami semua telah mencoba mengenakan baju panjang, dan semuanya sudah baik," katanya. Jawa Timur saat ini merupakan juara bertahan dalam cabang olahraga tenis pada PON. Pada PON XX yang berlangsung di Papua tahun 2021, tim ini sukses menyapu bersih tujuh medali emas dari cabang olahraga tenis. ANTARA