BORNOENEWS, Sampit - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh atlet tenis meja asal Kabupaten Kotawaringin Timur. Adelya Fitya Inasya, 11. Dia berhasil merebut medali emas di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional di Jakarta.
Pelatih Cabang Olahraga Tenis Meja Kotim, Saleh Afif Khaerullah mengatakan, keberhasilan siswi tersebut dalam meraih emas 02SN tingkat nasional dalam mewakili Kalteng adalah sebagai bukti bahwa atlet-atlet yang dikirim merupakan yang berkualitas terutama utusan Kotim.
"Ini adalah buah dari kerja keras yang dijalani oleh atlit tenis meja ini. Dia pantang menyerah, dan tidak putus asa meski para pemain utusan dari provinsi lain di Indonesia hebat-hebat. Ini dibuktikan dengan dia mampu meraih medali emas," katanya, Jumat (29/7/2016).
Saleh mengatakan, meski atlet asal Kotim terkesan tidak diperhatikan oleh pemerintah, tapi anak-anak khususnya atlet tetap semangat dan berjuang keras membawa nama daerah di tingkat nasional dalam bidang olahraga.
"Waktu berangkat, mereka terlantar dan terkesan dibiarkan. Tetapi mereka tetap semangat dan mampu meraih emas khususnya di kejuaran tenis meja putri," ungkap Saleh.
Menurut Saleh, keberhasilan siswi kelas VI SDN V Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang, dalam meraih medali emas pada kejuaraan tingkat nasional adalah pelajar ini, adalah buah dari kerja kerasnya selama ini untuk terus mengasah diri dan berlatih secara rutin.
"Kami minta atlet asal Kotim berprestasi ini dapat perhatian dari pemerintah daerah. Keberhasilan mereka dalam meraih juara hanya bermodalkan semangat, tanpa ada perhatian," tegasnya.
Sementara itu Adelya Fitya Inasya mengungkapkan, dia sangat bangga bisa menjadi juara I O2SN mewakili Kalteng di kejuaraan tenis meja tingkat nasional. Dirinya menyebutkan, tidak pernah bermimpi untuk menjadi juara mengingat lawan-lawan sejak di provinsi dan nasional berat.
"Keberhasilan ini di luar dugaan. Banyak lawan tangguh yang harus dihadapi, tapi saya tetap semangat untuk dapat keluar sebagai sang juara," ungkap Adelya.
Adeliya dapat meraih medali emas setelah mengalahkan tim tenis meja O2SN utusan Provinsi Riau.
Untuk meraih medali emas tersebut tentu bukan perjuangan yang mudah bagi Adeliya. Jauh hari sebelum mengikuti O2SN, dia mengikuti latihan di Jakarta dengan biaya sendiri. Itu adalah inisiatif dari orang tua Aedliya agar anaknya bisa mengasah kemampuan dan membawa nama baik Kalteng di tingkat nasional.
Tapi sayang, apa yang ditorehkan oleh Adeliya tersebut kurang mendapat apresiasi dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. Meski dia berhasil meraih medali emas, pemerintah provinsi hanya menghadiahka uang saku sekitar Rp700 ribu kepada Adeliya. (RAFIUDIN/m)
Tenis Meja Kotim Raih Emas O2SN
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







