BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menilai pesatnya peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) turut berpengaruh terhadap program pemerintah.
Terutama terkait fleksibilitas program pembangunan dan program pelayanan untuk masyarakat, termasuk penguatan SDM.
"Dengan adanya peningkatan APBD ini kita harapkan akan memudahkan Pemerintah untuk menjalankan program pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat," ucap Edy saat rangkaian Jambore PSKS di Kapuas, Sabtu, 14 September 2024.
Edy Pratowo mengungkapkan APBD Kalteng pada tahun 2016 berada di angka Rp3,4 Triliun, sedangkan saat ini berada di angka Rp10 Triliun lebih.
Dia menambahkan, dengan berpindahnya ibukota ke Provinsi Kaltim, Pemprov Kalteng berupaya meningkatkan sumber daya manusia khususnya generasi muda agar melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi dan mendapatkan gelar S1.
--page
"Kita ada program kuliah gratis untuk 10 ribu mahasiswa, kemudian ada juga program Tabungan Beasiswa (TABE) Berkah,” tutur Edy.
Ia mengungkapkan dengan TABE Berkah mahasiswa akan mendapatkan beasiswa senilai Rp7,5 juta per tahun. Selanjutnya, ada program bantuan kewirausahaan untuk mahasiswa yang memiliki usaha. (HERMAWAN DP/J)









