**Borneonews - Kendari**, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara melaporkan bahwa realisasi pendapatan di wilayah ini per 13 September 2024 telah mencapai Rp3 triliun.
Kepala Kanwil DJPb Sultra, Syarwan, yang ditemui di Kendari pada hari Sabtu, mengungkapkan bahwa pendapatan tersebut terdiri dari penerimaan dalam negeri, meliputi pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (*PNBP*). Dari total tersebut, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp2,335 triliun, sementara *PNBP* mencapai Rp673 miliar.
Syarwan juga menginformasikan bahwa realisasi pendapatan dari kedua sektor ini mengalami kontraksi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau yang biasa disebut sebagai year on year (*yoy*). Untuk penerimaan pajak, terjadi penurunan sebesar 1,18 persen, di mana sebaliknya, penerimaan *PNBP* menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,03 persen.
Di sisi lain, realisasi belanja negara di Sulawesi Tenggara untuk periode yang sama tercatat mencapai Rp17,68 triliun. Jumlah ini berasal dari total pagu sebesar Rp26,24 triliun, yang terdiri dari belanja Kementerian dan Lembaga (*K/L*) sebesar Rp5,18 triliun dan transfer ke daerah (*TKD*) sebesar Rp12,50 triliun. Jika dilihat dari persentase, total realisasi belanja negara mencapai 65,21 persen dari pagu yang tersedia, di mana belanja K/L menyumbang 61,19 persen dari pagu dan TKD mencapai 67,04 persen.
Syarwan menyampaikan bahwa secara tahun ke tahun, belanja K/L mengalami pertumbuhan sebesar 3,52 persen, sedangkan belanja TKD meningkat hingga 7,99 persen. Dalam kategori belanja K/L, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*) mencatatkan realisasi tertinggi dengan anggaran mencapai Rp966 miliar, yang berkontribusi sebesar 18,63 persen dari total realisasi di wilayah Provinsi Sultra.
Pertumbuhan belanja tertinggi secara yoy tercatat pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, yang mencapai 56,05 persen. Ini merupakan hasil dari pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (*PTSL*). Selain itu, Kementerian Perhubungan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 41,49 persen.
ANTARA
Pendapatan Sultra Capai Rp3 Triliun per 13 September 2024
Bagikan:

KENDARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







