BORNEONEWS, Gumas - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) diharapkan terus mengintensifkan koordinasi dengan PLN untuk perluasan jaringan listrik. Saat ini sebagian besar wilayah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, belum terjangkau jaringan listrik dari PT Perusahan Listrik Negara (PLN). 

Seorang warga Kuala Kurun, Santo, 45, kepada Borneonews di kediamannya, Jumat (29/7/2016), menuturkan, berdasarkan informasi masih banyak ibu kota kecamatan dan desa di Gumas yang belum terjangkau listrik dari PLN. Hal itu harus menjadi perhatian serius pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Bila masih banyak desa dan kecamatan yang belum ada listrik, hal itu bisa menghambat berbagai kegiatan masyarakat. Apalagi ketergantungan terhadap energi listrik terus meningkat,” ujar Santo.

Dari 12 Kecamatan di Kabupaten Gumas, beberapa ibu kota kecamatan yang masih belum tersambung jaringan listrik dari PLN. Seperti Tumbang Napoi ibu kota Kecamatan Miri Manasa, Tumbang Marikoi ibu kota Kecamatan Damang Batu, Tumbang Rahuyan ibu kota Kecamatan Rungan Hulu dan Tehang ibu kota Kecamatan Manuhing Raya. Disamping itu puluhan desa di wilayah Gumas juga masih gelap gulita.

“Sebagai masyarakat asli Gunung Mas, tentu kita sangat berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama. Semua wilayah kabupaten ini bisa tersambung listrik dari PLN,” katanya.

Warga lainnya, Sinta Mawarni, 27, menyatakan, ketersediaan jaringan listrik memang sangat menunjang kegiatan masyarakat. Di samping itu memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai informasi yang diperlukan.

“Kita bisa merasakan bila tidak ada listrik tentu sangat sulit. Sama halnya seperti yang dirasakan saudara-saudara kita yang belum terpasang listrik dari PLN. Perluasan jaringan listrik sangat diharapkan masyarakat,” cetus Sinta.

Sementara itu, Bupati Gumas, Arton S Dohong menyatakan, perluasan jaringan listrik menjadi salah satu program Pemkab Gumas. Bahkan Pemkab Gumas telah memasang listrik tenaga surya untuk beberapa desa, sebagai sarana penerangan. ”Intinya kita terus dan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, terutama PLN, supaya jaringan listrik didaerah kita terus diperluas.”

Informasi yang dihimpun Bornoenews, di Kuala Kurun dalam waktu dekat bakal dibangun gardu induk oleh PLN. Di samping itu, di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan juga direncanakan dibangun pembangkit listrik tenaga uap. (EPRA SENTOSA/N).