BOGOR –
**Borneonews - Bogor**, Peningkatan volume kendaraan di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terlihat jelas saat libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Hal ini dikemukakan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor. Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian, menyatakan bahwa arus kendaraan yang melintas di jalur wisata Puncak mengalami kenaikan yang signifikan. Pada pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB, tercatat sebanyak 2.800 unit kendaraan memasuki jalur Puncak. Angka ini menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi, terutama jika dibandingkan dengan kapasitas ambang batas yang hanya sekitar 1.500 hingga 2.000 kendaraan per jam. Dalam menghadapi peningkatan arus lalu lintas ini, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas yang meliputi sistem *ganjil-genap* di jalur Puncak mulai pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, sistem satu arah atau *one way* diberlakukan pada pukul 07.30 WIB, mengarahkan kendaraan menuju Puncak untuk mengatur arus yang masuk. Lebih lanjut, Ardian menjelaskan bahwa pada hari pertama libur panjang ini, pihaknya melakukan penerapan sistem *one way* sebanyak tiga kali. Dua dari sistem tersebut membawa kendaraan menuju arah atas, sedangkan satu kali diarahkan menuju bawah. Ia juga menyoroti bahwa mengingat pada hari Sabtu ini merupakan awal dari libur panjang, antisipasi lonjakan arus kendaraan dari Puncak menuju Jakarta menjadi penting. Oleh karena itu, rencana *one way* dari Jakarta ke Puncak telah disiapkan untuk mengelola kepadatan lalu lintas dengan lebih baik. Hal ini diharapkan dapat membantu para pengendara dalam melintasi jalur wisata yang terkenal ini. ANTARA