BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalin kerjasama dengan PT Timah Tbk untuk meningkatkan program pembinaan bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP). Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Hidayat, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah nyata yang diambil oleh pihaknya untuk memperbaiki dan memperluas kualitas program pembinaan. Dalam pertemuan tersebut, ia bersama Direktur Utama PT Timah Tbk, Ahmad Dani Virsal, telah mendiskusikan berbagai rencana terkait pembinaan yang akan dijalankan. Hidayat berharap bahwa kolaborasi dengan PT Timah Tbk ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi WBP, terutama dalam pengembangan keterampilan yang dapat dikombinasikan dengan nilai-nilai kerohanian. “Kami ingin memastikan bahwa setiap Warga Binaan memiliki keterampilan yang relevan dan bermanfaat ketika mereka kembali bergabung dengan masyarakat,” ungkapnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada PT Timah atas perhatian dan dedikasi yang ditunjukkan terhadap pengembangan kapasitas Warga Binaan. PT Timah dikenal memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. “Kesediaan PT Timah untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan program di Lapas Pangkalpinang ini sangat kami hargai dan kami harap dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi Warga Binaan,” tambah Hidayat. Ahmad Dani Virsal mengekspresikan dukungannya terhadap inisiatif Lapas Pangkalpinang. Dia menyatakan bahwa PT Timah siap berpartisipasi melalui program-program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan para WBP. Tujuannya adalah agar mereka dapat meningkatkan keterampilan yang diperlukan dalam proses reintegrasi ke dalam masyarakat. “Kolaborasi ini merupakan langkah krusial untuk membantu Warga Binaan beradaptasi serta berkembang setelah menjalani masa pidana mereka,” kata Ahmad Dani. Ia juga menyatakan harapan agar program ini mampu memberikan dampak positif dan nyata bagi Warga Binaan di Lapas Pangkalpinang, baik selama mereka berada di dalam lembaga pemasyarakatan maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat sebagai individu yang lebih produktif dan mandiri. ANTARA