JAKARTA –
**Borneonews - Kupang, NTT**, Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah secara resmi menyerahkan 505 sertifikat tanah kepada masyarakat yang berasal dari eks Timor Timur. Penyerahan ini berlangsung di Desa Oebola Dalam, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara tersebut menandai komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian hukum mengenai hak atas tanah kepada masyarakat yang telah berjuang selama lebih dari 25 tahun. Dalam kesempatan itu, AHY mengungkapkan, "Kami baru saja menyerahkan sertifikat hak milik kepada masyarakat eks pejuang Timor-Timur yang selama ini mengharapkan kepastian hukum setelah mereka memilih untuk tetap bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)." Kehadiran sertifikat tanah diharapkan dapat memberikan perlindungan serta kepastian hukum bagi masyarakat eks Timor Timur terkait tanah yang mereka miliki saat ini. Dalam upaya lebih mendalam, Kementerian ATR/BPN melalui program reforma agraria telah meredistribusi tanah seluas kurang lebih 90 hektare kepada masyarakat di kawasan tersebut mulai tahun 2023. Tidak hanya sertifikat tanah, program ini juga mencakup pembangunan 2.100 unit rumah tinggal dengan masing-masing luas sekitar 150 meter persegi. Inisiatif pembangunan rumah hunian tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, serta pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi NTT maupun Pemerintah Kabupaten Kupang. AHY turut memberikan apresiasi kepada masyarakat eks Timor Timur yang dengan setia tetap memilih NKRI, melewati proses panjang yang menanti hingga akhirnya mereka memperoleh sertifikat tanah dan tempat tinggal yang layak. Dia berharap kepada penerima sertifikat agar dapat menjaga dokumen penting ini dengan baik. "Tolong dijaga baik-baik, ini adalah sesuatu yang berharga dan harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Kami berharap ini bisa membawa peningkatan kesejahteraan selain aspek keadilan," tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Forum Komunikasi Eurico Guterres juga mengutarakan rasa terima kasih kepada pemerintah, terutama kepada Presiden Joko Widodo, yang telah melaksanakan program ini, memberikan rumah kepada ribuan masyarakat eks Timor Timur. ANTARA