MANOKWARI –
**Borneonews - Wasior**, Bupati Teluk Wondama, Hendrik Mambor, baru saja menerbitkan peraturan bupati (Perbup) yang bertujuan untuk mempercepat penerapan *kurikulum merdeka belajar* di daerahnya. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama dalam mendukung program yang dikembangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Hendrik Mambor menekankan pentingnya adanya regulasi untuk mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, penerbitan Perbup ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk menyukseskan program *Merdeka Belajar*. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan komitmennya agar seluruh satuan pendidikan di Teluk Wondama dapat menerapkan kurikulum yang baru ini. Mambor menjelaskan bahwa *kurikulum merdeka belajar* diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta didik, tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam pengembangan karakter yang positif. Ia berkomentar, “Kebijakan Merdeka Belajar mendorong anak-anak untuk terus maju. Saya melihat bahwa generasi saat ini cenderung lebih manja dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Oleh karena itu, saya berharap sekolah-sekolah di Teluk Wondama dapat beradaptasi dengan *Merdeka Belajar* ini.” Langkah Bupati Teluk Wondama ini mendapat sambutan positif dari Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat. Yustus Awoiatauw, Kepala Subbagian Umum BPMP Papua Barat, menganggap bahwa Pemkab Teluk Wondama menunjukkan komitmen yang jelas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui penerapan *kurikulum merdeka belajar* yang sudah dimulai sejak tahun 2021. Penerbitan Perbup mengenai Implementasi *Kurikulum Merdeka Belajar* dan Surat Keputusan tentang Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan menjadi bukti nyata dari komitmen Pemkab dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut. Selain itu, Teluk Wondama juga dikenal sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Riset Teknologi. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dianggap inspiratif, terutama dalam kategori daerah tertinggal dengan kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang transformatif. Kepala BPMP Papua Barat menyatakan bahwa mereka yang mendampingi Bupati Hendrik Mambor dalam menerima penghargaan tersebut pada 6 Juli lalu di Jakarta sangat bangga. Hanya Kabupaten Teluk Wondama yang terpilih untuk mendapatkan penghargaan tersebut di tingkat provinsi, menunjukkan keberhasilan dan dedikasi daerah ini dalam bidang pendidikan. ANTARA