MEDAN –
**Borneonews - Deli Serdang**, Atlet unggulan tuan rumah, Hardodi Sihombing, berhasil meraih medali emas untuk kontingen Sumatera Utara dalam cabang olahraga lempar cakram putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilan ini terjadi pada babak final yang diselenggarakan di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Deli Serdang, pada sore hari, di mana lelaki berusia 34 tahun tersebut tampil gemilang dengan lemparan mencapai jarak 49.09 meter. Untuk posisi kedua, medali perak jatuh kepada Roni Sisko dari Jawa Timur yang mencatatkan lemparan sejauh 47.44 meter. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Arnoldus Gawai dari Papua dengan jarak lemparan 46.89 meter. Meskipun demikian, catatan lemparan Hardodi belum mampu memecahkan rekor PON yang dipegang oleh Hermanto, yang mencatatkan lemparan sejauh 59.2 meter pada PON 2012 di Riau. Rekor nasional di cabang lempar cakram putra juga masih dipegang oleh Hermanto dengan jarak 50.92 meter yang dicetak pada tahun 2011. Setelah menerima medali, Hardodi Sihombing mengungkapkan tekadnya yang kuat untuk menghadirkan medali emas bagi Sumatera Utara, terutama karena daerah ini menjadi tuan rumah bersama Aceh. Berkompetisi di tempat kelahiran sendiri, ia merasa mempunyai tanggung jawab yang besar dan tekad yang kuat untuk membuktikan semangat yang dimiliki dalam mengharumkan nama Sumatera Utara. “Di rumah sendiri, kita tidak boleh kalah. Ini adalah komitmen kami. Latihan keras yang telah dijalani tidak boleh sia-sia. Saya berharap para atlet junior juga terus berlatih dengan giat demi kesuksesan masa depan,” kata Hardodi. Berikut adalah hasil lengkap babak final nomor lempar cakram putra PON 2024: 1. Hardodi Sihombing (Sumut) – 49.09 meter 2. Roni Sisko (Jatim) – 47.44 meter 3. Arnoldus Gawai (Papua) – 46.89 meter 4. Galih Yoga Widya (Jateng) – 46.45 meter 5. Malik Ibrahim (Sumbar) – 44.52 meter 6. M. Rifandi (Aceh) – 36.05 meter 7. Eko Prayitno (Bangka Belitung) – 33.60 meter ANTARA