MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengumumkan bahwa dokumen pendaftaran bakal pasangan calon bupati, Bernard Sefnat Boneftar, dan wakil bupati, Eddi Waluyo, yang dikenal dengan nama akronim *BERBUDI*, telah dinyatakan memenuhi syarat dalam tahap verifikasi administrasi. Ketua KPU Manokwari, Christine R Rumkabu, menyatakan dalam sebuah konferensi pers, bahwa setiap dokumen yang diajukan oleh pasangan calon telah melalui proses pemeriksaan yang sangat teliti. Menurutnya, berbagai dokumen termasuk surat keputusan dari dewan pimpinan pusat partai pendukung, ijazah para calon, serta laporan pajak tahunan telah diperiksa dengan seksama. "Dokumen fisik dan yang diunggah ke aplikasi *Silon* semuanya sudah lengkap dan diterima," ungkap Christine. Setelah proses verifikasi administrasi, langkah selanjutnya bagi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati adalah mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan yang akan dilaksanakan di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, pada hari Minggu dan Senin, yaitu 15 dan 16 September. Hasil dari pemeriksaan kesehatan, yang mencakup aspek kesehatan fisik serta mental dan pemeriksaan bebas narkotika, akan divalidasi oleh KPU sebagai syarat kelayakan calon. “Masing-masing bakal calon harus menjalani pemeriksaan kesehatan yang komprehensif untuk memastikan kualitas mereka sebagai pemimpin,” tegas Christine. Dalam kesempatan tersebut, Christine juga mengajak setiap partai politik yang mendukung pasangan BERBUDI serta para simpatisan untuk menciptakan suasana politik yang kondusif di Manokwari. Mengingat bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar, semua pihak diminta untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan. "Iyo mari kita gunakan hak pilih kita dengan bijaksana sebagai warga negara yang baik pada tanggal 27 November 2024. Mari kita jaga Manokwari agar tetap aman," ajaknya. Christine juga memberikan apresiasi kepada TNI-Polri atas dukungan pengamanan serta media massa dalam menyajikan berita yang positif, sehingga seluruh tahapan pendaftaran pasangan calon dapat berlangsung dengan lancar. Ia mengingatkan bahwa masih ada beberapa tahapan penting dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah 2024 yang harus dilakukan, seperti penelitian persyaratan calon, penetapan pasangan calon, kampanye, serta penghitungan suara. "Kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Manokwari sangat memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Mari kita bersatu dan saling mendukung," imbuhnya. Sementara itu, Bernard Sefnat Boneftar, yang merupakan bakal calon bupati, menegaskan bahwa proses persiapan hingga akhirnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi sangat panjang dan melelahkan. Diketahui, pasangan BARBUDI didukung oleh enam partai politik, yaitu Partai Hanura, Partai Gelora, Partai Ummat, PKN, Partai Garuda, dan PBB. "Saya mengucapkan terima kasih kepada dewan pimpinan pusat yang telah memberikan dukungan kepada kami dengan sangat bijaksana," kata Boneftar. Bernard juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU dan Bawaslu sebagai lembaga pemilihan yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas mereka sesuai dengan regulasi yang berlaku. "Kami juga menghargai peran aktif TNI-Polri dalam memberikan keamanan sehingga seluruh tahapan dapat berlangsung dengan aman," tambahnya. Ia pun meminta maaf jika pada proses panjang ini terdapat kesalahan yang tidak diinginkan dari pihaknya. Sebagai catatan, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati lainnya yang sudah dinyatakan lolos dalam verifikasi administrasi sebelumnya adalah Hermus Indou dan Mugiyono, yang bergelar *HERO*. ANTARA