JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil mengambil hikmah dari kekalahan yang dialaminya saat bertanding melawan pemain bintang Denmark, Viktor Axelsen, di semifinal Hong Kong Open 2024. Pertandingan tersebut berlangsung di Hong Kong Coliseum pada hari Sabtu, dengan skor akhir 9-21, 19-21 untuk kemenangan Axelsen. Pada gim pertama, Ginting berusaha sekuat tenaga untuk menghadapi permainan Axelsen, tetapi strategi yang diterapkan tidak sesuai dengan situasi yang ada. Di gim kedua, ia mencoba mengubah pola permainannya dan berhasil mengejar ketertinggalan. Meskipun demikian, Ginting tidak dapat menyamakan kedudukan pada poin kritis terakhir, sehingga gagal memaksa pertandingan masuk ke *rubber game*. Dalam komentarnya, Ginting menegaskan pentingnya menjaga semangat juang, meskipun dalam posisi tertinggal. "Saya tidak mudah menyerah, meskipun sudah tertinggal. Saya terus mencari cara untuk bermain dengan baik dan meraih poin yang positif," ujarnya yang disampaikan melalui situs resmi PBSI. Sebagai unggulan ketujuh dalam turnamen BWF Super 500 tersebut, Ginting merasa cukup puas dengan performanya selama turnamen ini dan bertekad untuk memberikan yang terbaik di China Open yang akan digelar pekan depan. Dia juga mencatat tidak ada perubahan signifikan dalam permainan Axelsen setelah meraih medali emas di Olimpiade, meski kondisi lapangan dan faktor lainnya berbeda dibandingkan dengan pertemuan terakhir mereka. "Saya cukup senang dengan performa saya minggu ini, dan berharap dapat tampil lebih baik di China Open mendatang," ujarnya. Selain itu, prestasi Indonesia di Hong Kong Open juga ditunjukkan oleh Putri Kusuma Wardani yang sukses melaju ke final setelah mengalahkan wakil Jepang. Keberhasilan ini mengikuti langkah Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang lebih dulu memastikan tempat di final setelah mengalahkan rekan senegaranya, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana. Di sisi lain, tunggal putra Jonatan Christie sedang berjuang melawan perwakilan dari China, Lei Lan Xi, untuk memperebutkan tiket ke babak final Hong Kong Open 2024. ANTARA