MEDAN –
**Borneonews - Deli Serdang**, Kontingen dari Jawa Timur dan Aceh berhasil meraih medali emas secara bersamaan dalam cabang olahraga atletik nomor lompat tinggi putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang diadakan di Aceh dan Sumatera Utara. Kejadian ini berlangsung pada hari Sabtu di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Deli Serdang, di mana atlet Jawa Timur, Nabilah F Ardians, bersama atlet Aceh, Cut Sahra Nazwa, masing-masing mencatatkan lompatan setinggi 1.71 meter dalam babak final. Prestasi ini menandai kesuksesan mereka yang sama pada lompatan pertama. Meski kedua atlet telah menunjukkan penampilan yang mengesankan pada ketinggian lompatan awal, perlombaan tidak berhenti di situ. Mereka kemudian melanjutkan dengan percobaan lompatan di ketinggian 1.74 meter. Namun, sayang kedua atlet gagal melewati ketinggian tersebut setelah mencoba sebanyak tiga kali. Dengan situasi ini, panitia memutuskan bahwa kedua atlet berhak dinyatakan sebagai juara bersama dan mendapatkan medali emas. Sesuai dengan Surat Keputusan KONI Pusat nomor 117, diatur bahwa jika dalam suatu kompetisi hanya diikuti oleh empat provinsi, maka hanya medali emas dan perak yang akan diperebutkan. Namun, dalam kasus ini, dengan adanya juara bersama, hanya medali emas yang dihitung dan medali perak tidak diberikan. Sebelumnya, dalam cabang lompat tinggi putra, atlet Rafael dari DKI Jakarta berhasil meraih medali emas dengan lompatan setinggi 2.16 meter. Sementara itu, medali perak diraih oleh M. Hariadi Hidayat, juga dari DKI Jakarta, yang mencatatkan lompatan 2.08 meter. Di posisi ketiga, medali perunggu berhasil diraih oleh I Made Gede Antara dari Bali dengan catatan lompatan setinggi 2.04 meter. Dalam keseluruhan perlombaan ini, semangat kompetisi dan kerja keras para atlet dari berbagai daerah kembali ditunjukkan, memberikan warna yang menarik dalam ajang PON kali ini. Keberhasilan tersebut tentu menjadi cerminan potensi dan kemampuan atletik yang dapat terus dikembangkan di masa mendatang. ANTARA