JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Politisi dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patri, mengungkapkan bahwa ia telah dihubungi melalui telepon oleh Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, serta Ketua Umum Prabowo Subianto. Dalam perbincangan tersebut, mereka menawarkan Riza posisi sebagai ketua tim sukses untuk pasangan Ridwan Kamil dan Suswono yang dikenal sebagai RIDO. Riza mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Prabowo dan Dasco atas kepercayaan yang diberikan. Ia merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari tim sukses untuk pasangan RIDO. "Saya merasa berterima kasih dan bersyukur atas kesempatan ini, baik secara pribadi maupun atas nama Partai Gerindra," ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah mengadakan acara "Bongkar Aspirasi Ridwan Kamil" (BARK) yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada hari Sabtu. Dalam percakapan yang berlangsung, Dasco, Prabowo, dan Ridwan Kamil menyampaikan pesan penting. Mereka berharap agar semua elemen masyarakat di Jakarta serta berbagai kelompok komunitas dapat dikerahkan untuk berkontribusi dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Riza menegaskan, tujuan tidak hanya sebatas memenangkan pasangan RIDO, tetapi juga untuk mengawal pembangunan yang akan datang. Riza mengkonfirmasi bahwa ia sudah mulai membentuk struktur tim sukses yang akan melibatkan sebanyak 15 partai pendukung RIDO. Tim ini dirancang dengan melibatkan tokoh-tokoh dari generasi milenial dan kalangan anak muda. "Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak muda untuk berekspresi dan berkreasi dalam tim ini," katanya. Ia menambahkan, Ridwan Kamil berkomitmen untuk memberi keleluasaan bagi generasi muda yang memiliki kreativitas dan integritas. "Mudah-mudahan, mereka yang berbakat dan memiliki kemampuan dapat membantu memenangkan pasangan RIDO," ujarnya dengan antusias. Riza juga menyampaikan keyakinannya bahwa Ridwan Kamil mampu membawa Jakarta menuju arah yang lebih baik, menjadikannya sebagai kota yang membanggakan di kancah global. Menyusul latar belakang pendidikan dan pengalaman Ridwan Kamil, Riza percaya bahwa dia memiliki keahlian dalam mengelola dan membangun kota. Selain dari sisi keahlian, Riza menilai Ridwan Kamil sebagai sosok yang sangat terbuka untuk melakukan dialog dan diskusi. Ia digambarkan sebagai pemimpin yang bijaksana, menghargai pendapat orang lain, serta mampu menjalin ikatan baik dengan masyarakat. "Kita harus menghormati prinsip demokrasi yang mengizinkan adanya pro dan kontra di masyarakat, karena pada akhirnya, saya yakin masyarakat Jakarta akan jatuh cinta dan bangga kepada pasangan Emil dan Suswono," imbuh Riza. Ia berharap masyarakat Jakarta dapat menjadi warga yang cerdas dan kritis dalam menentukan pemimpin yang mampu berkomunikasi secara terbuka. Riza menegaskan bahwa pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang sombong, melainkan mereka yang mampu mendengarkan suara rakyat. "Semoga tidak ada kesengajaan dalam penolakan terhadap pasangan RIDO, semua bisa dilihat jelas oleh masyarakat. Jika ada penolakan, mungkin karena mereka belum paham atau mengenal," jelas Riza. Ia yakin, seiring waktu dan kemunculan Ridwan Kamil dalam kampanye yang lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat, mereka akan lebih mengenal dan meyakini pasangan ini, sehingga tidak ada yang memilih untuk tidak memberikan suara. Riza menambahkan keyakinannya mengenai Jakmania, komunitas pendukung tim sepak bola Persija Jakarta, yang kemungkinan besar akan menyukai Ridwan Kamil jika terpilih sebagai Gubernur Jakarta periode 2024-2029. "Saya percaya Jakmania akan merasakan dan mencintai Bang Emil sebagai gubernur. Mereka mengharapkan keterlibatan dalam pengelolaan Jakarta International Stadium (JIS)," ungkap Riza. Ia menegaskan bahwa Ridwan Kamil akan memenuhi janji tersebut dan bukan sekadar janji kosong. "Bang Emil akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Jakmania, tidak hanya beraktivitas di JIS tetapi juga terlibat dalam pengelolaannya," tuturnya. Riza menambahkan bahwa JIS diharapkan dapat menjadi *home base* bagi Persija. "Janji beliau adalah menjadikan JIS sebagai *home base* bagi Persija, yang sebelumnya memiliki lapangan di Menteng. Kini, dengan adanya stadion baru, harapan itu perlahan menjadi kenyataan," pungkas Riza. ANTARA