**Borneonews - Nusa Dua**, Petenis asal Inggris, Max Basing, berhasil meraih gelar pertamanya dalam ajang *Amman Mineral Mens World Tennis Championship* yang berlangsung di Bali. Dalam laga final yang diadakan pada hari Sabtu, ia mengalahkan Tibo Colson, petenis Belgia yang merupakan unggulan kedelapan, melalui pertarungan sengit yang memakan waktu dua setengah jam dengan skor 6-3, 6-7(1), 6-4.
Basing mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut sangat menantang. Ia mengaku memiliki banyak peluang untuk menyelesaikan pertandingan di set kedua, namun Colson menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Pertandingan ini sangat menantang. Tibo bermain dengan sangat baik, sehingga saya harus tetap fokus sampai akhir. Rasanya sangat memuaskan bisa keluar sebagai juara, ucapnya dalam keterangannya.
Di final kejuaraan resmi yang diselenggarakan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) level M25 ini, Basing tampil impresif dengan hanya melakukan satu kesalahan ganda (*double fault*). Ia berhasil menggagalkan 75 persen dari total percobaan yang dilakukan lawannya dalam melakukan *break*, sementara itu, Basing mampu mengonversi empat dari 14 kesempatan *break point* yang didapatkannya.
Jalur Basing menuju kemenangan juga terbilang tidak terlalu sulit. Ia mulai dari babak pertama dengan mengalahkan petenis Taiwan, Hong-lin Fu, dengan skor 6-2, 6-3. Selanjutnya, ia menang mudah atas petenis India, Sidhart Rawat, yang terpaksa mundur pada skor 5-0. Di semi final, Basing bertarung melawan unggulan keempat asal Swiss, Damien Wenger, dan memenangkannya dengan skor 6-1, 1-6, 6-3.
Max Basing, yang kini menduduki peringkat 908 tunggal dunia, menilai bahwa tahun ini sangat baik untuknya. Ia merasa telah mendapatkan banyak pengalaman kompetisi di level perguruan tinggi dan kembali berkompetisi di sirkuit profesional baik di Inggris maupun di Indonesia. Sungguh memuaskan bisa menutup tahun ini dengan meraih gelar juara, tambahnya.
Kemenangan ini menjadi penutup yang manis bagi Basing di Pulau Dewata. Dalam dua pekan sebelumnya, ia gagal meraih gelar setelah harus puas menempati posisi kedua. Pada pekan pertama, ia kalah dari petenis Australia, Omar Jasika, dan pada pekan kedua, ia terhenti di babak kedua setelah kalah dari sesama petenis Inggris, Jay Clarke.
Setelah kesuksesan ini, Basing berencana untuk beristirahat sejenak dan menikmati keindahan Bali sebelum kembali ke Stanford University di California, Amerika Serikat, untuk melanjutkan studinya selama satu tahun ke depan. Saya berharap bisa kembali ke lapangan ini tahun depan, tuturnya.
Ajang *Amman Mineral Mens World Tennis Championship* masih memiliki satu seri lagi yang berlevel M15, yang akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 21 September. Pada seri penutup ini, peringkat 343 tunggal dunia dari Australia, Blake Ellis, akan menjadi unggulan pertama.
ANTARA
Max Basing Raih Gelar Juara Pertama di ITF Bali 2023
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Komentar (0)
Memuat komentar…







