BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sejumlah anggota Kontingen Kabupaten Barito Timur melangkah maju, bukan hanya sebagai peserta Jambore Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, tetapi juga sebagai pahlawan kehidupan yang berkontribusi melalui aksi donor darah, Sabtu, 14 September 2024.
Aksi kemanusiaan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan penting di Jambore PSKS tahun ini. Di sela-sela kesibukan mereka, para anggota kontingen tak ragu menyingsingkan lengan baju untuk menyumbangkan darah mereka bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kapuas.
“Setetes darah dapat menyelamatkan nyawa orang yang sangat membutuhkan," kata Kepala Bidang Sosial DPMDSos Barito Timur, Tuberta Hartano.
Pernyataan sederhana ini menyiratkan kekuatan luar biasa dari aksi donor darah. Di balik setetes darah yang diberikan, tersembunyi sejuta harapan untuk mereka yang berjuang melawan berbagai kondisi medis kritis.
Karena itu Tuberta mengucapkan terima kasih kepada anggota Kontingen Barito Timur yang turut serta, menyadari bahwa aksi ini memiliki dampak yang jauh lebih besar dari sekadar formalitas Jambore. Bagi para pendonor, kebaikan yang mereka lakukan juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan pribadi.
--page
“Donor darah membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung, pembuluh darah, bahkan kanker. Selain itu, pendonor bisa mendeteksi penyakit serius lebih awal dan menjaga keseimbangan emosional mereka,” lanjut Tuberta.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa berbagi kebaikan tak hanya membawa manfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi.
Di setiap langkah yang diambil, di setiap darah yang didonorkan, terdapat sebuah pesan yang kuat bahwa solidaritas dan kemanusiaan adalah pondasi dari masyarakat yang sejahtera. Kontingen Barito Timur telah menunjukkan bahwa mereka bukan hanya peserta, tetapi juga agen perubahan bagi kehidupan yang lebih baik.
Di tengah keriuhan dan kegembiraan Jambore, aksi kecil ini menjadi simbol harapan bagi mereka yang tak dikenal, namun sangat membutuhkan. Setetes darah mungkin kecil bagi pendonor, tetapi bagi yang menerima, itu bisa berarti hidup yang baru.
Setelah aksi kemanusiaan tersebut, suasana Jambore kembali diisi dengan kegembiraan dan keakraban. Pada siang hari, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, hadir dalam sesi ramah tamah yang membawa kehangatan bagi seluruh peserta. Seiring berjalannya hari, berbagai kegiatan mulai dari pembinaan, perlombaan yel-yel hingga hiburan mewarnai Jambore, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan para pilar sosial yang menjadi peserta jambore. (BOLE MALO/j)









