BOGOR –
**Borneonews - Karawang**, Pemerintah Kabupaten Karawang di Jawa Barat telah mencatatkan sebuah prestasi luar biasa dengan meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui acara unik yang membentuk peta daerah dengan menggunakan nasi tumpeng. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 1.800 nasi tumpeng disusun untuk menciptakan gambar peta Karawang yang megah. Triyono, Senior Manager Rekor MURI, menjelaskan bahwa sebelumnya rekor serupa dipegang oleh Kabupaten Sukabumi, namun Kabupaten Karawang berhasil mengalahkan catatan tersebut dengan kreasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya. "Hari ini, Karawang mendapatkan rekor yang tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Belum ada yang melakukan pembentukan peta besar menggunakan nasi tumpeng sebanyak ini," katanya dengan antusias. Setelah melalui proses verifikasi dan validasi data, peta yang dibentuk oleh Karawang memiliki ukuran 25x30 meter dan melibatkan sebanyak 1.600 tumpeng, menjadikannya sebagai yang terbesar di dunia. "Kami yakin bahwa ini adalah prestasi terbesar di dunia, maka pada hari ini kami akan memberikan piagam penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Karawang," tambahnya. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan kebahagiannya atas pencapaian yang luar biasa ini. "Ini adalah keberhasilan bersama kita semua, termasuk masyarakat, pelaku usaha swasta, dan pemerintah daerah," ujarnya. Lebih lanjut, Bupati Aep mengungkapkan bahwa setelah pencatatan rekor ini, nasi tumpeng yang telah dibuat akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Event ini juga memberikan dampak positif lainnya, terutama bagi para pengusaha katering dan pebisnis rumahan yang mendapatkan lonjakan permintaan. "Saya menerima laporan bahwa beberapa usaha rumahan mendapat 5-10 order nasi tumpeng setelah acara ini. Ini jelas berdampak positif bagi perekonomian, terutama dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," jelas Bupati. Prestasi ini tidak hanya menjadi hal yang membanggakan bagi Kabupaten Karawang, tetapi juga membawa keberkahan dan menghidupkan kembali perekonomian lokal yang sempat terpuruk selama pandemi. ANTARA