BOGOR –
**Borneonews - Karawang**, Pemerintah Kabupaten Karawang di Jawa Barat telah berhasil menyalurkan ribuan tenaga kerja magang ke berbagai pabrik dalam periode Januari hingga September 2024. Dalam rentang waktu tersebut, sebanyak 6.744 individu telah diterima bekerja di perusahaan-perusahaan melalui program pemagangan yang telah diluncurkan. Puspita Wulansari, Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, mengungkapkan bahwa program ini dimulai pada awal tahun 2024. Dari jumlah tenaga kerja yang berhasil disalurkan, 4.755 orang merupakan penduduk asli Karawang, sementara 1.989 lainnya berasal dari luar daerah. Program pemagangan ini adalah salah satu inisiatif yang digagas oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dalam upaya menangani masalah pengangguran di wilayah tersebut. Puspita menyatakan bahwa rencana ke depan adalah untuk terus mengembangkan dan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang terserap melalui program ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat sekitar 1.000 perusahaan yang beroperasi di Karawang, namun hanya 103 di antaranya yang telah berpartisipasi dalam program pemagangan. Oleh karena itu, Wulansari berharap seluruh perusahaan yang ada di daerah ini bisa turut berkontribusi dalam program yang sangat penting ini. "Kami menyusun strategi secara bertahap, dengan target agar semua perusahaan menyertakan tenaga kerja dalam kegiatan pemagangan," ujarnya. Pihak Disnakertrans juga berkomitmen untuk lebih aktif dalam melakukan sosialisasi mengenai manfaat dan pentingnya program pemagangan kepada perusahaan-perusahaan yang ada. Program ini diakui cukup signifikan dalam menekan angka pengangguran di Karawang. Meskipun demikian, Puspita menekankan bahwa masih dibutuhkan waktu untuk menjangkau semua perusahaan agar mau terlibat dalam inisiatif yang mendukung pengembangan sumber daya manusia ini. ANTARA