BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Koba**, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah meluncurkan kembali program pengadaan beras kesejahteraan daerah atau yang lebih dikenal dengan istilah *Rastrada*. Inisiatif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah terdaftar. Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan bahwa distribusi program *Rastrada* telah dilakukan secara bertahap di beberapa desa. Ia mengungkapkan, "Program Rastrada kembali kita luncurkan dan sudah dilaksanakan di beberapa desa yang dilakukan secara bertahap." Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bekerja sama dengan Perum Bulog serta beberapa distributor untuk menyalurkan beras. Setiap kepala keluarga yang terdaftar akan menerima alokasi sebanyak 10 kilogram beras dalam program ini. Para penerima manfaat dari program *Rastrada* merupakan masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan melalui program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Bupati menegaskan bahwa penerima manfaat adalah mereka yang tergolong dalam kategori masyarakat kurang mampu, termasuk lansia, sehingga sangat layak mendapat dukungan ini. "Beras yang kita serahkan kepada masyarakat merupakan beras Bulog kualitas premium dan ini adalah beras terbaik yang kita bagikan. Semoga ini dapat membantu masyarakat," ujar Algafry, akrab disapa Ayi. Program *Rastrada* ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di kalangan masyarakat serta mencegah terjadinya stunting. Dalam situasi di mana harga pangan sedang tinggi, Bupati menyatakan, "Tentu warga kurang mampu secara ekonomi akan kesulitan, maka kita atasi kesulitan itu dengan menjalankan program Rastrada." Salah satu penerima manfaat, Amsiah, yang berusia 67 tahun dan berasal dari Desa Padang Baru, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berharap program bantuan seperti ini akan terus diperpanjang agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. "Beras ini sangat besar artinya bagi kami di tengah sulitnya ekonomi dan kami setidaknya bisa meringankan beban biaya untuk membeli bahan pangan," kata Amsiah. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan masyarakat yang kurang mampu dapat terbantu dan meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga mereka. ANTARA