BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, DPRD Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, telah resmi menerima rancangan peraturan daerah (Raperda) yang berkaitan dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2025. Penerimaan ini berlangsung dalam sesi rapat paripurna tingkat pertama. Ketua Sementara DPRD Kota Banjarmasin, Rudy Heriyadi, menyatakan bahwa sebagai anggota legislatif yang baru dilantik, proses pembahasan Raperda APBD 2025 akan dimulai setelah pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD). "Insya Allah, dalam waktu dekat ini, tepatnya pada pekan ini, kita akan membentuk AKD, sehingga pembahasan mengenai APBD 2025 dapat dilaksanakan dengan segera," ungkap Rudy. Dia menambahkan bahwa komunikasi antar fraksi di dalam DPRD terus berjalan dengan baik. Hal ini dilakukan agar rapat kerja di komisi maupun badan dapat segera terlaksana, sehingga semua rancangan dapat dibahas dengan tuntas. "Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2025 ini secepat mungkin," tegasnya. Di sisi lain, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengungkapkan bahwa struktur anggaran untuk APBD 2025 menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp2 triliun dan Rp45 miliar. "Pendapatan asli daerah (PAD) untuk tahun 2025 direncanakan mencapai target sebesar Rp690 miliar," jelasnya. Angka target untuk pendapatan asli daerah mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan target untuk tahun ini, yang berada di sekitar Rp400 miliar. Ibnu Sina berharap agar postur anggaran APBD 2025 dapat menunjukkan keseimbangan yang baik antara sisi belanja dan pendapatan daerah. "Kami berharap saat proses pembahasan dengan dewan nanti, dapat tercipta solusi yang terbaik dalam menentukan APBD 2025 yang ideal," ujarnya. Dia juga memberikan apresiasi kepada semangat anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2024-2029 yang baru saja dilantik pada tanggal 9 September 2024, dalam menjalankan tugas mereka di rapat paripurna tersebut. "Kami berharap sinergi yang telah terjalin ini akan terus terjaga. Apabila terdapat ketegangan atau perbedaan pendapat dalam pembahasan APBD, semoga kita dapat menemukan jalan tengah yang baik, karena biasanya kita bisa mencapai kesepakatan," tutupnya. ANTARA